diare-lifebuoy

Sponsored Video: Kampanye Mencegah Diare

Setiap tahun, ada 2 juta anak di bawah usia 5 tahun yang meninggal karena penyakit yang disebabkan diare. Diare atau diarrhea (istilah umumnya adalah menceret) adalah penyakit yang membuat penderita terus-menerus buang air besar dengan tinja atau feses cair.

Walaupun kelihatan remeh bagi orang dewasa, diare merupakan momok bagi balita di negara berkembang. Diare adalah salah satu penyebab kematian paling umum balita di negara berkembang.

diare-lifebuoy

Penyebab Diare pada Anak

Penyebab utama diare pada anak adalah infeksi atau virus. Diare disebabkan oleh infeksi bakteri Escherichia Coli, Salmonella, dan Vibrio Cholera.

Jalur utama masuknya bakteri infeksi tersebut adalah melalui feses manusia atau binatang, makanan, air, dan kontak dengan manusia. Tangan yang kotor, makanan yang tidak higienis, dan lingkungan yang jorok dapat menjadi pintu penyebab diare.

Dengan kata lain, sanitasi lingkungan memiliki peran sangat penting dalam keberadaan diare. Penjagaan kebersihan lingkungan dan penanganan makanan yang baik dapat mengurangi perkembangan diare pada anak.

Usaha Mencegah Diare

Untuk mengurangi angka kematian balita karena diare, Lifebuoy melakukan kampanye kebersihan lingkungan dengan mengajari anak-anak melakukan langkah sederhana untuk menjaga kebersihan diri sendiri. Langkah itu adalah mencuci tangan sebelum makan.

Kegiatan sederhana mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi resiko terkena diare hingga 42-47%.

Dalam kampanye yang sedang diselenggarakannya saat ini, Lifebuoy melakukan pekerjaan charity untuk mengajari anak-anak desa mencuci tangan dengan sabun. Kampanye ini dimulai dilakukan di Thesgora, sebuah desa di India dengan tingkat penyakit diare tertinggi di India.

Dalam video di bawah ini, Lifebuoy menampilkan Gondappa, seorang ayah yang melakukan perayaan kemenangan dengan berjalan di atas tangan untuk anaknya yang berhasil melewati usia 5 tahun, masa yang dianggap kritis untuk terkena diare.

Anda dapat terlibat dalam kampanye pencegahan diare ini. Caranya:

  • Sebarkan video melalu Twitter untuk membangun kesadaran dengan hashtag: #HelpAChildReach5
  • Kunjungi halaman Lifebuoy di Facebook dan berikan dukungan Anda untuk membantu anak-anak melalui 5 tahun pertama dalam hidupnya dengan sehat.

 

 
Catatan: Posting ini disponsori oleh Lifebuoy.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.