PenutupanOASEksplorasi03-600px

Pengalaman membuat buku “Sahroni”

Dalam kegiatan OASEksplorasi 2017, setiap anak mendapatkan tugas untuk menghasilkan output personal yang bentuknya dipilih sendiri. Ada yang membuat video dokumenter, buku, cerpen, boardgame, dan lain-lain.

Tata memilih membuat “illustrated book” sebagai output personalnya.

Proses Merancang Buku

Untuk membuat output personal berupa buku, Tata belajar untuk membuat rancangan dan outline sebelum berangkat ke Pulau Harapan. Dalam proses perancangan ini, Tata merencanakan untuk membuat sketch tentang perjalanan OASEksplorasi.

Setelah mengikuti perjalanan ekspedisi ke Pulau Harapan selama 4 hari 3 malam, Tata mengubah rancangan bukunya. Dia memilih topik tentang orangtua inang yang menjadi tempat tinggalnya.

Judul yang dipilih adalah “Sahroni”, nama ayah inang Tata di Pulau Harapan. Pak Sahroni dipilih karena memiliki profil menarik sebagai nelayan, pengurus RT sekaligus aktivis terumbu karang. Profil itulah yang diangkat Tata dalam bukunya.

Proses Pembuatan Buku & Presentasi

Proses membuat buku ternyata tak sesederhana proses menggambar. Banyak aspek yang dipelajari Tata dalam proses membuat buku ini, baik yang berkaitan dengan gambar, teks, maupun layout buku.

Tak kalah pentingnya juga adalah proses belajar Tata mencetak bukunya di percetakan digital.

Dalam penutupan OASEksplorasi 2017, akhirnya Tata mempresentasikan proses yang dijalaninya saat merancang dan memproduksi buku berjudul “Sahroni”.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.