Pameran foto kolaborasi

Kolaborasi Belajar

Sesi Ask the Expert bersama Dr. Cheung

Banyak cara dan model belajar. Buat anak homeschooling, belajar itu tak terbatas hanya menyandarkan pada orangtua atau materi-materi yang ada di rumah saja, seperti yang dipersangkakan orang. Kolaborasi belajar antar-siswa, antar-negara pun bisa dilakukan.

Sebagaimana proses belajar tentang hutan hujan tropis (rainforest) yang dilakukan Yudhis bersama teman-temannya dari sekolah Gemilang Mutafanin Bandung dan German International School yang dipandu mbak Ines Puspita. Sarananya adalah platform 3D Second Life.

Kegiatan ini berlangsung beberapa kali. Diawali kegiatan eksplorasi rainforest di landmark Costa Rica Rainforest. Anak-anak diminta mencari 15 binatang yang sudah ditentukan nama latinnya. Mereka harus memotret binatang itu dan membuat klasifikasinya.

Kegiatan dilanjutkan dengan kuliah dan tanya jawab mengenai rainforest bersama Dr. Tak Cheung, seorang microbiologist dari Illinois State Universisty, AS. Nama program untuk tanya jawab ini adalah “Ask the Expert”.

***

Pameran foto kolaborasi

Acara dilanjutkan dengan kegiatan pameran “Wildlife Photography Exhibition”. Anak-anak mendapat pinjaman tanah di Second Life. Mereka kemudian harus menyiapkan materi pamerannya sendiri: mengolah foto, membuat frame, menata foto. Juga, mereka menyiapkan tempat untuk pamerannya yang dirancang berupa hutan hujan tropis. Untuk proses itu, mereka belajar untuk membuat pohon dan berkolaborasi untuk membuat hutan.

***

Mbak Ines membuat dokumentasi kegiatan ini dalam bentuk video. Istilah di Second Life-nya: machinima. Videonya sangat bagus sehingga mendapat liputan dari VWBPE (virtual Worlds Best Practices in Education).

“Ines, your kids did a great hob on the rainforest wildlife photography exhibit. The images were very nicely done and I learned a lot!”, komentar Dr. Tony curtin dari University of North Carolina mengenai kegiatan ini.

***

Proses belajar ini sangat menarik. Yudhis sangat menikmati setiap proses yang dijalaninya selama kegiatan belajar. Banyak materi dan ketrampilan yang dipelajarinya selama kegiatan berlangsung. Di luar itu, semangat belajarnya dan keingintahuannya tentang hutan hujan tropis juga meningkat. Dia ingin tahu lebih banyak dan melakukan sendiri proses belajarnya.

Keingintahuan, semangat belajar, dan kemandirian belajar itu sangat berharga. We love it!

Terima kasih mbak Ines yang telah menginisiatifkan kegiatan pembelajaran ini.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

4 thoughts on “Kolaborasi Belajar”

  1. Mas Aar, mw tnya, gmna sih caranya klo pgn belajar di SecondLife, apakah harus daftar/byr..Maaf masih gaptek banget..

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.