Cheesy Mocaf Bread

Cheesy Mocaf Bread

Cheesy Mocaf Bread

Pagi ini roti habis, nasi tinggal sedikit, akhirnya ngubek-ngubek mencari apa yang bisa jadi sarapan. Melihat keju jadi pengen bikin roti keju. Tapi roti keju beneran lama, harus diuleni, bikin versi kue butuh telur buanyaak + pelembut. Akhirnya pilihan jatuh pada muffin keju.

Sambil menyiapkan bahan tiba-tiba males aja ngebayangin nuang adonan satu-satu ke loyang muffin, rencana pun bergeser lagi. Modif kiri-kanan, jadilah roti keju pemalas.. biar keren dikasih nama Cheesy Mocaf Bread. Soalnya sebagian tepung terigu diganti dengan tepung mocaf. Ternyata tepung mocaf ini membuat teksturnya menjadi lembut & fluffy. Yuhuu senangnya..

Buat yang ingin coba buat ini resepnya:

Bahan:

  • 150gr tepung terigu
  • 50gr tepung mocaf
  • 100gr mentega/butter
  • 150gr gula pasir
  • 100gr keju -> potong kecil
  • 4btr telur
  • 1/2 sdt soda kue
  • keju parut untuk hiasan

 

Cara membuat:

  • Mixer mentega + gula kurang lebih 5 menit
  • Masukkan telur -> aduk rata
  • Masukkan tepung -> aduk rata, jangan terlalu lama
  • Masukkan soda kue
  • Masukkan keju
  • Tuang di loyang bersalut mentega
  • Panggang dalam suhu 170C 40-50 menit

Selesai.. yum yum

Tulisan menarik lainnya

Share this post

1 thought on “Cheesy Mocaf Bread”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.