HelloFest 8

Cosplay dan Augmented Reality di HelloFest

HelloFest 8HelloFest 8 berlangsung Sabtu (4/2) di Balai Kartini. Anak-anak sangat menikmati cosplay dan Augmented Reality (AR) di booth Kompas.

Walaupun pengunjung HelloFest sangat padat, anak-anak tetap excited. Mereka menikmati sajian orang-orang memakai kostum-kostum unik yang biasa mereka kenal di game, komik, atau film animasi. Sesekali anak-anak berfoto dengan tokoh-tokoh yang menarik mereka.

Setelah berfoto-foto, kami kemudian duduk leyehan di lantai sambil mencicipi Takoyaki, siomay ala Jepang yang terbuat dari daging gurita & kentang yang lembut di lidah.

Menjelang pulang, kami mampir di booth Kompas. Di sini ada fasilitas Augmented Reality (AR). Anak-anak mengenakan karakter-karakter favorit mereka secara virtual. Yudhis dan Tata bergantian mencoba AR dan seolah-olah memakai kostum Iron Man, Dragon Ball, Naruto, One Piece, Miku Miku, Yuna Final Fantasy, dan Star Wars.

***

Acara HelloFest ke-8 yang diselenggarakan oleh Hello Motion ini kelihatannya sukses besar, kalau dilihat dari jumlah pengunjungnya. Dari sisi antusiasme pengunjung, acara ini sangat luar biasa. Begitu banyak peserta lomba cosplay dengan beragam kreativitas mereka.

Tapi jumlah pengunjung yang membludak itu membawa konsekuensi buruk. Suasana di dalam gedung, bahkan sebelum memasuki gedung menjadi kurang nyaman.

Balai Kartini yang menjadi tempat acara ini betul-betul dipadati oleh pengunjung. Akibatnya, pergerakan dari satu tempat ke tempat lain tidak mudah dan sangat tidak nyaman. Bahkan, lalu lintas menuju pintu masuk Balai Kartini pun macet berat saking banyaknya kendaraan yang mau masuk. Kapasitas parkir tidak muat sehingga banyak yang harus mencari parkir di gedung sebelah (termasuk kami). Mungkin sudah waktunya acara HelloFest berikutnya pindah ke JHCC.

***

Anyway, selamat untuk Hello Motion dan panitia HelloFest 8. Sebagai pasar dan ajang pertunjukan, acara ini menurut kami sukses.

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.