76a

Tata Belajar membuat video dokumentasi #TourDeTalent #OaseBackpackerFamily

Selain memberikan proyek kepada Yudhis membuat video dokumentasi #TourDeTalent #OaseBackpackerFamily, kami juga menantang Tata untuk membuat video dengan tema yang sama.

Untuk Tata, ekspektasi kami terhadap video yang akan dibuatnya lebih sederhana. Kami memberikan petunjuk yaitu angle “sudut pandang pengalaman pribadi Tata”. Jadi, gambarnya lebih banyak anak-anak dan pengalaman yang dirasakan seru buat Tata.

76a

Lalu, Tata mengumpulkan video dan foto dari materi yang sudah dikumpulkan Yudhis.

Tools yang digunakan Tata untuk membuat video sama dengan Yudhis, yaitu Final Cut Pro.

Pada beberapa bagian, Lala mengasistensi langsung Tata, misalnya pada bagian opening dan pemilihan lagu. Selebihnya, Tata berjuang sendiri untuk menyelesaikan video karyanya. Tata belajar memilih video & gambar dari stok yang ada, menyusun alur cerita, menulis teks, membuat transisi, menyelaraskan gambar dengan lagu pengiring, dan lain-lain.

Inilah video karya Tata (11 tahun):

Selengkapnya:

  1. Belajar Melalui Travelling #OaseBackpackerFamily #TourDeTalent
  2. Berguru kepada mas Ilik SAs di JRU Semarang
  3. Berguru Pangan Lokal di Ndalem Tomat
  4. Jelajah Malioboro bersama Jaladwara #TourDeTalent #OaseBackpackerFamily
  5. Desa adalah Masa Depan Kita #TourDeTalent #OaseBackpackeFamily
  6. Video Dokumentasi #TourDeTalent oleh Tata
  7. Video Dokumentasi #TourDeTalent oleh Yudhis

Tulisan menarik lainnya

Share this post

3 thoughts on “Tata Belajar membuat video dokumentasi #TourDeTalent #OaseBackpackerFamily”

  1. Bagus sekali, anak saya sampe bilang “itu beneran mbak Tata yg bikin?”.. mas Aar, jika diijinkan, saya mau mencontek prosesnya untuk diajarkan ke putra kami. Bagaimana mencari ide clip? Lalu bagaimana mencari koleksi gambar/video untuk ditampilkan? Lalu menggunakan Cut Pro apa pakai tutorialnya lumayan mudah? Berapa lama mengerjakannya? Oya putra saya 9tahun lagi seneng2nya ngoprek photo pakai picasa. thanks ya, semoga semakin giat berkarya.
    hari

    1. Proses yang kami lakukan:
      1. Tema disesuaikan dengan kondisi. Bisa berdasarkan kegiatan yang dilakukan bersama keluarga.
      2. Kami (orangtua) membuat stok video dengan membuat banyak klip video @10 detik. Selain itu membuat foto-foto dokumentasi. Kami tertolong karena kegiatan ini dilakukan banyak keluarga sehingga dokumentasi foto relatif banyak.
      3. Video editor itu banyak ragamnya, tinggal pilih sesuai yang sesuai dengan komputer kita, tidak harus Final Cut Pro.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.