Project-based learning: basketball

Salah satu hal yang sangat diminati Duta saat ini adalah basketball. Selain melakukan latihan basket 3x seminggu, hampir setiap saat dia main basket atau menonton pertandingan basket NBA di Youtube.

Akibat seringnya menonton pertandingan NBA, Duta banyak terpapar dengan nama-nama klub basket, pemain NBA, dan tentu saja permainan basket ala NBA. Untuk kegiatan menonton pertandingan basket NBA, kami memberikan kelonggaran cukup besar bagi Duta sebagai salah satu cara untuk menambah referensinya tentang keterampilan bermain basket.

Bermulai dari hal yang diminati Duta itu, Lala kemudian mengajak Duta mengobrol dan merencanakan membuat kegiatan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning).

project-based-learning-basketball

Proses project-based learning yang kami lakukan seperti ini:

a. Project-based Learning berangkat dari ide

Ide untuk project-based learning ini kami peroleh dari pengamatan terhadap hal-hal yang diminati Duta dalam keseharian. Kami merasa, hal yang diminatinya itu bisa menjadi sarana untuk proses pembelajarannya yang lebih luas.

b. Kesepakatan bersama anak

Proses yang kami lakukan adalah menyodorkan gagasan kepada Duta untuk membuat proyek tentang NBA dan basket yang ditonton Duta. Persetujuan Duta sangat krusial agar dia merasa proyek ini adalah miliknya, bukan milik kami. Prosesnya dikomunikasikan dengan sederhana bahwa ini adalah proyek tentang basket yang disukai Duta.

c. Membuat perencanaan kegiatan

Setelah Duta setuju, mulai dibicarakan hal-hal yang akan dibuat untuk proyeknya. Karena ini kegiatan pertama, Duta relatif ikut saja. Jadi, tugas kami memastikan ide proyek ini bisa dieksekusi sampai tuntas, bisa diselesaikan Duta sekaligus menantang.

Akhirnya disepakati untuk membuat peta buta negara bagian Amerika, nama klub, dan nama pemain-pemain basket kesukaan Duta. Kegiatan ini diperkirakan selesai dalam waktu seminggu. Outputnya adalah lapbook hasil belajar dan presentasi.

e. Mengelola proses

Proses PBL dimulai dengan kegiatan Duta mencari nama klub dan logo-logonya. Dia juga mencari nama-nama pemain kesukaannya. Proses ini melibatkan kegiatan literasi (pengenalan nama, cara penulisan), mencari informasi, dan mengorganisasi informasi yang dikumpulkan agar mudah dikelola.

Dalam kegiatan ini, kakak Yudhis membantu mencari peta buta Amerika dan melayout foto & logo yang dikumpulkan Duta agar bisa dicetak dengan mudah.

duta-nba-coll01

Setelah itu, hasilnya dicetak di percetakan digital supaya hasilnya bagus. Duta ikut pergi ke percetakan dan melihat bagaimana proses mencetaknya. Kemudian Duta belajar menggunting foto, nama negara bagian, logo, dan lainnya.

Dalam foto-foto pemain yang dicetak, Duta belajar menuliskan data: nama pemain, nama klub, dan posisinya. Setelah itu, Duta menempelkan nama negara bagian dan logo klub basket di tempat yang sesuai.

f. Membuat output

Output dari project-based learning ini adalah lapbook tentang NBA. Selain itu, Duta melakukan presentasi yang kemudian kami dokumentasikan menjadi video.

Dalam proses ini, selain Duta belajar membuat lapbook NBA, Duta juga belajar agar bisa bercerita dan melakukan presentasi dengan baik. Pada saat pengolahan video, Duta duduk di samping ibu Lala untuk melihat bagaimana video diolah dan dibuat.

Berikut ini dokumentasi video presentasi Duta:

 

g. Melakukan evaluasi & refleksi

Sebagai penutup project-based learning. Kami mengajukan beberapa pertanyaan kepada Duta:

  • Apakah Duta senang melakukan kegiatan ini?
    • “Senang banget”
  • Apakah Duta ingin melakukannya lagi?
    • “Iya”
  • Apa yang paling Duta sukai?
    • “Presentasinya”
  • Apa yang paling susah dilakukan?
    • “Motong-motong”

 

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.