Duta Menyelesaikan Early Math di Khan Academy

Dalam menggunakan alat belajar, kami cukup sering berganti-ganti. Mengapa? Untuk menghindari kebosanan anak. Atau, mencari jalan memutar agar terhindari dari kondisi “stuck” (macet).

duta-khan-10

Kondisi ini sempat menimpa Duta dalam proses belajar matematikanya di IXL Math. IXL Math merupakan alat utama yang kami gunakan bagi Duta untuk belajar matematika, selain melalui kegiatan keseharian.

Duta sudah menyelesaikan matematika kelas 1 dan sebagian besar kelas 2. Tapi menurut analisisku, dia belum siap maju ke materi yang lebih sulit lagi. Untuk mengulang materi yang sudah dipelajari, Duta tidak mau karena merasa biasa. Untuk maju, dia belum bisa. Jadilah posisinya “stuck”.

Dalam posisi stuck, kami membebaskan Duta dari kegiatan belajar matematika. Ini berlangsung beberapa minggu.

Kami kemudian mencari alternatif untuk memperkuat “otot” logika dan matematika Duta. Kami kemudian mencoba menggunakan Khan Academy. Aku melakukan registrasi dan kemudian setahp demi setahap menemani Duta menyelesaikan soal “Early Math”. Aku menjadi translator untuk soal cerita dan membantu abstraksi untuk mengaitkan soal dengan pemahamannya.

Ternyata, Duta bisa melakukannya. Dalam waktu kurang dari sebulan, Duta berhasil menyelesaikan Early Math.

duta-khan-01

***

Lesson Learned

Yang aku pelajari dari proses ini, antara lain:

a. Kebosanan itu natural

Kadang-kadang anak bosan belajar sebuah hal secara terus-menerus. Itu adalah hal yang wajar. Kami biasanya menjedanya atau meliburkan kalau melihat tanda-tanda bosan. Tapi libur itu biasanya dengan sebuah syarat, yaitu: kapan-kapan kita coba lagi ya? Jadi liburnya sementara, bukan seterusnya.

b. Belajar sesuai usia dan kesiapan

Walaupun Duta relatif kuat di sisi logika, tapi aku tidak membebaninya untuk melompat. Dia belajar dengan tahapan seperti naik tangga. Saat belajar matematika di IXL Math, aku membantunya memilih tema-tema belajar yang sesuai kemampuannya, dengan urutan yang meningkat.

c. Menghindari stuck

Kalau aku lihat dia sudah siap naik tangga berikutnya, aku paparkan dengan tangga berikutnya. Tapi kalau lompatannya terlalu jauh dan dia belum siap, aku menundanya. Kesiapan itu biasanya berkembang sesuai pertambahan usia dan semakin banyak ekspose/pengalamannya di wilayah lain (di luar matematika).

d. Mencari alternatif

Jika proses belajar di sebuah alat sudah stuck, maka kita harus mencari alat belajar lain. Itulah yag aku lakukan dengan Khan Academy yang aku jadikan sebagai alternatif untuk Duta.

Setelah Khan Academy lalu apa? Mungkin sekarang Duta lebih siap dengan IXL Math. Jadi kami akan kembali belajar matematika menggunakan IXL Math.

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

2 thoughts on “Duta Menyelesaikan Early Math di Khan Academy”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.