Berapa waktu yang dibutuhkan anak untuk mandiri?

Berapa lama proses menyiapkan anak hingga bisa mandiri? Sehari, dua hari? Sebulan, dua bulan?

Dari pengalaman pribadi di keluarga kami, ternyata waktu yang dibutuhkan kurang lebih 5 tahun.

Ha, lima tahun?

Hehehe… betul.

Kasus itu kami ambil dari keterampilan Tata memasak (membuat kue). Sejak mulai berkegiatan membuat kue bersama di usia sekitar 5 tahun, sekarang Tata relatif sudah bisa mandiri membuat kue; mulai mencari resep, menyiapkan bahan, hingga membuat adonan. Pada bagian yang berhubungan api (baking), dia masih butuh bantuan. Tapi secara umum, hampir semua proses sudah bisa dilepas. Bahkan, dia sudah mulai bisa menggunakan feeling saat membuat donat tentang jumlah bahan yang harus ditambahkan.

tata-donat

***

Buatku, lima tahun proses yang kami jalani bersama Tata ini menarik. Mungkin ada juga faktor perkembangan fisiknya (usia 10 tahun) yang membuat dia sekarang sudah lebih terampil. Tapi tak bisa dipungkiri, berbagai kegiatan yang dilakukan berulang-ulang, selama bertahun-tahun juga menjadi faktor stimulus yang penting dalam perkembangannya.

Apakah harus lima tahun? Tentu saja tidak. Itu hanya salah satu contoh, dari satu kasus yang kami alami.

Apakah lima tahun lama? Rasanya sih tidak juga karena kami hanya menikmati proses dan tak pernah memikirkannya.

Nah, ternyata buah dari proses yang berjalan selama ini baru mulai terasa. Dengan kemandirian Tata, sekarang ini yang menjadi teman dan mentor Duta untuk belajar memasak adalah Tata. Saat Duta minta bikin donat sementara kami sedang sibuk dengan pekerjaan, Tata menjadi dewi penyelamat karena dialah yang menemani Duta membuat donat.

Jadi buat teman2 yang anaknya masih kecil, santai dan dinikmati prosesnya ya… Stimulasi jalan terus, tapi jangan terlalu berharap bisa segera melihat hasilnya. Semua ada waktunya… ūüôā

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI‚Äč

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.