Pramuka Homeschooling

Sosialisasi Anak Homeschooling melalui Persahabatan Keluarga

Bagaimana sosialisasi anak homeschooling? Tergantung kreativitas keluarga dalam merancangnya.

Selain memanfaatkan infrastruktur sosial yang sudah ada seperti komunitas dan klub kegiatan, orangtua bisa merancang pertemanan seru diantara anak-anak.

Membangun Persahabatan Keluarga

Kunci awalnya adalah membangun persahabatan keluarga sesama praktisi homeschooling yang kemudian sering melakukan kegiatan bersama.

Pilihan persahabatan itu bisa bermacam-macam. Ada yang memilih bersahabat dengan yang satu agama atau satu kelompok. Kalau kami memilih bersahabat dengan keluarga yang memiliki pandangan terbuka terhadap keragaman dan tak memiliki masalah bergaul dengan siapapun yang berbeda dengannya.

 

Salah satu buah yang kami petik dari persahabatan keluarga adalah #PramukaOASE yang berisi anak homeschooling dari berbagai latar belakang agama & keyakinan, suku & ras.

Menavigasi keragaman memang menantang. Tapi bukankah keragaman adalah realitas kehidupan tempat kita hidup?

Jadilah kami semua belajar meneguhkan value keluarga masing-masing sambil belajar menerima perbedaan dengan tulus dengan beberapa koridor, misalnya: berbeda boleh menghina jangan, berbeda boleh memaksa jangan.

***

Pramuka Homeschooling

Petualangan #PerseraOASE

Hari Selasa-Rabu (23-24 Mei) kemarin, anak-anak Penggalang #PramukaOASE melakukan kegiatan petualangan di Suaka Elang – Loji – Bogor. Kegiatan berupa camping #PerseraOASE untuk belajar survival dan navigasi darat ini dibimbing oleh kak Elly dan kakak yang aktif dalam kegiatan pendakian dan survival.

Kegiatan dipimpin oleh kak Shanty Syahril bersama kak Wahyu Andito, kak Pras dan para pembina pramuka lainnya.

Sebelum mengikuti kegiatan ini, anak-anak harus menyelesaikan tugas mandiri yang diberikan sebagai prasyarat mengikuti kegiatan, seperti olahraga, naik kendaraan umum, memasak, membuat laporan, dan lain-lain.

Pada hari H, anak-anak naik kendaraan umum menuju stasiun Bogor. Mereka kemudian berkegiatan mandiri dan berpetualang tanpa kehadiran orangtua.

***

Sebagai orangtua, kami bahagia melepas anak-anak ini melakukan kegiatan mandiri. Setapak langkah dilangkahkan. Mereka belajar berpetualang, tumbuh bersama dan berdinamika bersama teman-temannya.

#homeschooling #journey #perjalanan #sahabat #keragaman #tumbuhbersama #pramuka #pramukaoase #growtogether #PerseraOASE

Tulisan menarik lainnya

Share this post

3 thoughts on “Sosialisasi Anak Homeschooling melalui Persahabatan Keluarga”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.