Belajar Pemrograman dengan Scratch

Dari milis SekolahRumah aku dapat informasi menarik tentang Scratch.  Scratch adalah bahasa pemrograman yang didesain khusus untuk anak-anak usia 8-16 tahun. Program ini dikembangkan oleh sebuah kelompok di Massachusetts Institute of Technology (MIT) bernama MIT Media Lab dan dapat didownload gratis. Terima kasih untuk mbak Retno atas informasinya.

Semboyan dari Scratch adalah “Imagine-Program-Share”. Kembangkan imajinasi seluas-luasnya mengenai produk yang akan dibuat, lakukan pemrograman, kemudian saling berbagi di komunitas Scratch yang beranggotakan lebih dari 500 orang dari berbagai penjuru dunia.

Berbeda dengan bahasa pemrograman yang biasanya berbasis teks, Scratch menggunakan “grafik” untuk mengajarkan logika pemrograman kepada anak. Hal ini membuat anak-anak lebih mudah belajar pemrograman tanpa harus disibukkan dengan kerumitan penulisan sintaks dalam bahasa pemrograman pada umumnya.

Dengan Scratch, anak-anak dapat belajar membuat cerita, animasi, games, musik dan lain-lainnya. Bagi anak-anak yang suka robot, Scratch juga dapat digunakan dalam pemrograman Pico Cricket, robot mainan produksi LEGO.

**

Tidak sabar untuk mengeksplorasi Scratch bersama Yudhis…

(ps: kalau Anda suka dengan artikel ini, Anda dapat berbagi dengan teman-teman Anda di Facebook atau Twitter. Caranya mudah, tinggal klik ikon Facebook atau Twitter di bawah ini.)

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

5 thoughts on “Belajar Pemrograman dengan Scratch”

  1. Sama-sama Pak Aar
    Saya juga terinspirasi juga dengan website anda.

    Saat ini saya juga sedang develop board seperti Pico board, tetapi saya mau pakai boardnya dari Arduino, linknya di http://www.arduino.cc/
    Nanti kalau sudah jadi rencananya mau saya open source khan biar bisa di pakai oleh anak-anak secara lebih murah. Kalau yang Pico board mahal ICnya.

    Semoga bermanfaat.

    rgds
    retno 😮

  2. Wah…. senang mendengarnya mbak Retno,
    Boardnya ini bisa menjadi sarana belajar robotik yang luar biasa buat anak-anak Indonesia yang lebih murah dan terjangkau… 😐
    Ayoo… kita tunggu ya mbak… Nanti saya bantu promosi dan woro-woro ke mana-mana, he..he.. Kalau butuh tester, kayaknya Yudhis juga mau… 🙂

  3. assalamualaikum
    salam sejahtera.

    saya baru belajar ni kak program scratch .
    tapi saya mendapat kendala untuk import gambar.
    saya sudah desain gambar untuk program yang akan saya buat dengan photosop sama corel draw ..
    tapi pas saya import di scratch gambar yang sudah saya buat tidak sesuai dengan yang aslinya. gambarnya jagi pecah. udah saya coba dengan format gambar JPG,PNG
    BMP . tapi tetap saja pecah .. ukuran gambarnya juga sudah saya rubah rubah juga masih tetep pecah ..
    itu solusinya gimana ya kak/pak/buk.
    mohon bantuan dan penjelasannya .

    terimakasih

    1. Scratch ada fasilitas bahasa indonesia, cukup tekan gambar bola dunia di bagian atas, pilih bahasa indonesia , nanti blok2nya akan menyesuaikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.