Geografi - globe

Belajar Geografi: Bahrain

Geografi - globe

Tadi malam ada pertandingan sepak bola antara Indonesia melawan Bahrain di Istora Senayan Jakarta. Aku menonton acaranya di TV.

Saat sedang menonton, kebetulan Yudhis lewat dan kemudian bertanya:

“Indonesia melawan siapa pak?”
“Bahrain,” jawabku.

“Bahrain itu tempatnya di sebelah mana?”
“Di Timur Tengah.”

“Oo…” kata Yudhis sambil meneruskan jalannya ke meja makan untuk mengambil minum. Dia kemudian kembali ke kamar dan main lagi. Saat dia keluar lagi dari kamar, aku berkata kepadanya: ”

Dhis, coba ambil bola dunia. Terus cari letak Bahrain ada di mana. Bisa nggak?”

Yudhis kemudian mengambil globe yang kami punya.

“Letaknya di sebelah mana pak? Dekat Iran kan?” tanya Yudhis.
“Coba aja cari,” jawabku. Aku sendiri tidak hafal posisi Bahrain diantara negara-negara lain, hehehehe

Tak lama mencari, Yudhis berteriak. “Sudah ketemu pak. Ini..!”
“Di dekat negara mana Dhis?” tanyaku mengkonfirmasi.

“Di dekatnya Arab Saudi,” jawab Yudhis yang kujawab dengan anggukan. Dia kemudian kembali melanjutkan kegiatannya.

***

Beginilah diantara proses kami belajar di rumah.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.