Ayam Den Lapeh

Konser Mingguan: My Lady & Ayam Den Lapeh

Ayam Den LapehKonser mingguan Rabu (11/7) berjalan diantara kegiatan keluar yang lumayan sering dilakukan. Hari Sabtu-Minggu, Yudhis ikut menginap bersama keluarga Abby ke Anyer.

Hari Senin, praktis menjadi hari istirahat. Yudhis dan Tata berusaha menyelesaikan 2 lagu latihan keyboardnya. Yudhis berusaha permainan mematangkan lagu daerah “Ayam Den Lapeh”. Secara umum, mereka sudah menguasai lagu-lagunya, tetapi butuh latihan untuk mematangkan.

Belum matang proses latihannya, hari Selasa, Yudhis & Tata pergi jalan-jalan nonton film “Brave” bersama keluarga mbak Ichie (Fidel), Mella (Husayn dan Ali), dan Wiwiet (Atala).

***

So, walaupun jadwal keluar padat dan anak-anak kurang latihan, kami tetap memutuskan untuk mengadakan konser mingguan. Hitung-hitung, ini bagian dari proses menghadapi dunia nyata di mana kita seringkali harus berhadapan dengan kondisi yang tidak ideal, tetapi harus terus melangkah sesuai jadwal/janji.

Konser mingguan dimulai dengan Yudhis. Dia memainkan dua lagu, yang pertama adalah lagu: “My Lady” (H.J. Ellis) dari buku gitarnya.

Lagu kedua yang dimainkan Yudhis adalah “Ayam Den Lapeh”. Karena masih belum lancar menghafal lirik lagunya, Yudhis memainkan gitar, sedangkan menyanyikan lagunya adalah Lala.

Sebagai proses belajar dan evaluasi usai konser, kami memutuskan pertunjukan lagu “Ayam Den Lapeh” akan diulang lagi minggu depan. Dengan tambahan waktu, mudah-mudahan Yudhis bisa menyempurnakan permainan dan penguasaan liriknya.

***

Berbeda dari konser-konser sebelumnya, konser hari ini ada 3 tamu dan penonton tambahan, yaitu Akira, Keita, dan Eyang Noce. Mereka adalah sepupu yang sedang berlibur di rumah dan sekaligus menjadi tamu tambahan untuk konser Yudhis & Tata minggu ini.

 

 

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.