Menghidupi keseharian

Homeschooling tak hanya tentang gagasan-gagasan besar dan lompatan (breakthrough). Homeschooling juga tak hanya tentang kurikulum dan hal-hal akademis.

Dalam kenyataannya, sebagian besar praktek homeschooling adalah tentang hal-hal kecil yang dijalani dalam keseharian.

Oleh karena itu, penting bagi kita yang menjalani homeschooling untuk tak hanya terpaku mencari hal-hal yang fenomenal dan “besar”. Atau, selalu sibuk meributkan hal-hal akademis yang membuat kita melupakan banyak peluang pembelajaran lain untuk anak-anak kita.

Justru, tantangan besar kita adalah memelihara dan menghidupi keseharian kita bersama anak-anak agar menjadi berkualitas sehingga bisa memberikan kesempatan  bagi anak untuk tumbuh berkembang.

***

Membangun kebiasaan baik adalah sebuah contoh praktek keseharian di rumah yang dapat berimplikasi besar bagi kehidupan anak.

Sebagai contoh, kebiasaan berkata terima kasih dan maaf. Hal itu kelihatan kecil dan sederhana. Tapi, hal itu akan terus berpengaruh seumur hidupnya.

Kebiasaan itu membangun sikap syukur dan kerendahan hati yang akan bermanfaat baik dalam kehidupan personal maupun kehidupan sosial mereka.

Kalau kita menganggap kebiasaan berterima kasih dan meminta maaf adalah hal yang penting, maka kita tak boleh meremehkan proses menginternalisasikan  kebiasaan itu. Kebiasaan itu perlu kita latih dalam kehidupan sehari-hari, selama bertahun-tahun.

Demikian juga kebiasaan anak untuk bertanggung jawab. Semua itu perlu dilatih melalui berbagai kegiatan di rumah, seperti: tanggung jawab mengurus diri  sendiri (tubuh, pakaian, piring, kamar, dsb), tanggung jawab mengurusi kepentingan bersama (menyiapkan meja makan, membuka jendela, membersihkan rumah, menyiram tanaman, dsb), juga tanggung jawab melayani orang lain (keterlibatan dalam kegiatan sosial, organisasi, dsb).

Semua itu adalah bagian dari ketrampilan hidup yang akan bermanfaat bagi mereka kapan pun dan di manapun.

***

Tak kalah penting, proses belajar dalam homeschooling juga terjadi pada kita, para orangtua. Dengan membagi fokus homeschooling pada anak-anak dan proses yang kita jalani sendiri, itu akan membuat kita lebih bijak.

Sebagai contoh, homeschooling itu membuat kita terus belajar menjadi orangtua, sahabat dan sekaligus fasilitator yang baik untuk anak-anak kita. Kita juga mau tak mau terus belajar tentang kesabaran, bukan melalui teori, tetapi melalui praktek sehari-sehari yang kita jalani bersama anak-anak.

Kita semua mengetahui, ini bukan perkara mudah. Kita semua mengalami jatuh-bangun dalam hal belajar kesabaran. Walaupun kita terkadang gagal, kita tak pernah berhenti untuk belajar dan berusaha.

***

Inilah diantara hal-hal non-akademis yang -menurutku- tak kalah penting untuk kita perhatikan dalam homeschooling.

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

2 thoughts on “Menghidupi keseharian”

  1. … membuat kita terus belajar menjadi orangtua, sahabat dan sekaligus fasilitator yang baik untuk anak-anak kita. Kita juga mau tak mau terus belajar tentang kesabaran, bukan melalui teori, tetapi melalui praktek sehari-sehari yang kita jalani bersama anak-anak.
    Mas Aar, I like it!!

  2. hal2 inilah yang sedang kami lakukan di rumah..terimakasih banyak masukan yang bisa kami ambil pelajaran dari blog ini…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.