20170123 Belajar Matematika Uang

Belajar Matematika Uang

Salah satu minuman kegemaran Duta adalah susu. Biasanya dia minta dibelikan susu kotak fullcream di kios atau membeli sendiri ke kios.

Karena sering membeli, Duta menjadi hafal dengan harga susu. Sambil memberikan uang, kami sering bercakap-cakap tentang matematika uang.

“Ini uang berapa?” tanyaku sambil mengacungkan selembar uang berwarna biru.
“Lima puluh ribu,” jawab Duta

“Berapa harga susu?”
“Yang besar harganya tujuh belas ribu, kalau yang kecil lima ribu.”

“Kalau uangnya lima puluh ribu, berapa kembalian kalau membeli susu yang besar?”
“Tiga puluh tiga ribu.”

“Kalau susu kecil?”
“Empat puluh lima ribu.”

“Kalau belinya tiga susu kecil, berapa kembaliannya?”
“Tiga puluh lima ribu.”

uang-5000

***

Belajar matematika uang merupakan bagian dari financial literacy, literasi keuangan, mengajarkan anak-anak tentang keuangan agar mereka bisa mengelola uang secara bijak saat dewasa.

(BacaMengapa anak-anak perlu belajar literasi keuangan?)

Matematika uang itu bisa dipelajari anak dengan cara sederhana.

a. Kenalkan dengan aneka jenis satuan uang

Ada aneka jenis mata uang, baik mata uang logam maupun kertas. Kenalkan bermacam jenis mata uang tersebut.

b. Lakukan tebak-tebakan mata uang

Selain melakukan tebak-tebakan mata uang satuan, Anda bisa melakukan tebak-tebakan penjumlahan beberapa mata uang. Mulai dengan yang mudah ribuan, lima ribuan, sepuluh ribuan.

c. Simulasi tambah, kurang, perbandingan

Dengan mata uang yang berbeda-beda, lakukan tanya jawab untuk kumpulan beberapa mata uang (penjumlahan), membeli beberapa barang yang sama (perkalian), menghitung nilai kembalian (pengurangan), dan perbandingan aneka mata uang, misalnya: 3 lembar uang dua ribuan dibandingkan satu lembar uang lima ribuan.

d. Praktekkan dalam transaksi nyata

Melalui barang yang dibeli anak, lakukan tanya-jawab dan latihan matematika uang. Semakin sering dilakukan, anak akan semakin terampil dan memahami tentang matematika uang.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.