biologist

Homeschooling means freedom of learning

biologistSeperti bunyi salah satu produk iklan, moto homeschooling adalah: belajar apa saja, di mana saja, kapan saja, bersama siapa saja, dan dengan cara apa saja. Inilah peluang sekaligus tantangan penyelenggaraan homeschooling.

Homeschooling menantang kita untuk menjadi keluarga pembelajar dan anak-anak pembelajar, yang tak membatasi belajar hanya pada hal-hal tertentu (mata pelajaran), tempat tertentu (ruang kelas), waktu tertentu (jam belajar), dan bersama orang tertentu (guru).

Implementasi dari gagasan ini tak semudah mengatakannya. Sebab, kita mungkin sudah demikian terbiasa dengan pola belajar di sekolah yang telah mendarah daging dengan diri kita. Oleh karenanya, terkadang kita tak menganggap anak yang sedang sibuk dengan hobinya sebagai sebuah proses belajar. Sering, kita baru merasa lega kalau anak kita belajar matematika atau mata pelajaran lainnya, dibandingkan kalau anak kita asyik mengulik komputer atau membuat prakarya yang disukainya.

Dibutuhkan kesadaran dari kita sebagai orangtua untuk mengubah pola berfikir dan cara pandang kita mengenai belajar. Jika kita bisa membebaskan diri kita dari cara pandang dan pemahaman lama kita tentang belajar, perjalanan homeschooling akan terasa lebih mudah dan indah. Setiap hari menjadi tantangan pembelajaran karena kehidupan itu sendiri adalah tempat dan proses belajar.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

4 thoughts on “Homeschooling means freedom of learning”

  1. Konsep yang menarik
    Tapi Bagaimana kalau keluarga hanya memiliki sedikit waktu untuk putra-putri mereka?
    Seperti yang banyak terjadi di kota besar, ketika kedua orang tua sama-sama bekerja

  2. Kuncinya terletak pada derajad kemandirian anak dan kemampuan orangtua utk mengelola proses belajar. Untuk anak-anak kecil, pendampingan dan pembangunan kultur mandiri relatif sangat diperlukan. Utk anak2 besar, sebenarnya fungsi orangtua lebih pada fasilitator. Mungkinkah itu dijalanankan, kondisional, tergantung pada kondisi keluarga.. ^_^

  3. bismillah, stuju pak Aar, home schooling memang tantangan bagi orang tua, boleh jadi anaknya enkoi ortunya lunglai 🙁 . Gimana triknya bisa pertahankan eksistensi bahkan menginspirasi ? teriimaksih

    1. Nggak ada triknya pak. Yang perlu diketahui mengapa orangtua lunglai? Semakin besar anak proses homeschooling seharusnya makin mudah karena anak-anak semakin mandiri dengan proses belajarnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.