Ekspose pada fotografi

Salah satu proses pendidikan yang kami lakukan adalah berusaha mengekspos anak-anak pada “masterpiece”. Intinya adalah memperkenalkan anak-anak dan membiasakan mereka untuk mengenali hal-hal berkualitas; baik itu produk, karya, alat kerja, cara kerja, cara berfikir, dan sebagainya (best thoughts, best practices, best products, etc.)

Kami percaya, ekspose yang berulang dan dilakukan dengan sadar memberikan bekas kepada anak dan akan memberikan jejak pada diri mereka. Dengan melakukan hal-hal seperti itu, kami berharap mereka memiliki standar kualitas tertentu pada diri mereka. Mereka tak hanya sekedar merasa bisa (rumongso), tetapi terus menapaki jenjang menuju standar yang lebih tinggi.

Melalui perkenalan dengan masterpice, kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa belajar itu bukan hanya sekedar untuk menjadi bisa (sekedarnya). Belajar itu adalah proses menjadi ahli pada bidang-bidang yang mereka tekuni.

Dengan mengetahui karya-karya terbaik, mudah-mudahan ekspose dan obrolan-obrolan diantara kami dapat membuat mereka selalu bersikap rendah hati dan membuka diri untuk tak pernah berhenti belajar.

**

Hari Sabtu (20/11/2010) kemarin kami mengekspos anak-anak dengan karya keren fotografi mikro yang ada di PBS. Link-nya kami dapatkan dari informasi mbak Andini Rizky.

Dengan mengekspos pada fotografi mikro, kami ingin menunjukkan kepada anak-anak bahwa arena untuk berkarya itu sangat luas. Berprestasi itu tak hanya tentang pelajaran, tapi bisa tentang berbagai hal apa saja yang tak terbatas.

Jika mereka tertarik dengan fotografi, mereka bisa menghasilkan karya luar biasa. Mereka perlu belajar agar bisa membuat karya-karya sebagus produk-produk National Geographic.

Melalui pengenalan karya fotografi mikro, anak-anak menjadi tahu bahwa fotografi itu bukan hanya tentang orang saja. Fotografi itu ternyata adalah bidang yang sangat luas dengan spesialisasi-spesialisasi di mana seseorang dapat menjadi ahli di dalamnya. Ada yang jago fotografi berita, fotografi makanan, fotografi malam, fotografi arsitektur, fotografi makro, fotografi mikro, fotografi bawah air, dan sebagainya.

Jadi, ruang untuk berkarya itu sangat luas dan tak terbatas. Yang penting adalah menemukan passion yang diikuti semangat belajar dan kerja keras terus-menerus.

**

Inilah beberapa karya fotografi mikro yang dilihat anak-anak. Tidakkah karya-karya fotografi mikro seperti di bawah ini menggetarkan hati?

This photograph of Tortula papillosa moss magnified 20 times was awarded an Image of Distinction. It was taken by Christian Gautier of the Biosphoto Agency in Le Mans, France.
This photograph of a snowflake magnified 40 times was awarded an Image of Distinction. It was taken by Pekka Honkakoski of Sonkajarvi, Finland.
This photograph of the compound eye and antenna base of an Ichneumon wasp magnified 40 times won 17th place. It was taken by Charles Krebs of Issaquah, Washington.

Selengkapnya:
http://www.pbs.org/newshour/multimedia/micro/

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.