Fingerstyle : Yudhis belajar main gitar lagi

Ini adalah cerita tentang semangat belajar gitar yang tumbuh kembali setelah dua tahun tenggelam. Yudhis bersemangat main gitar lagi. Dan setelah berlatih sekitar dua minggu, akhirnya dia berhasil menyelesaikan latihan gitarnya.

Ini video dokumentasi permainannya:

[fbvideo link=”https://www.facebook.com/DuniaYudhis/videos/959225824137498/” width=”500″ height=”400″ onlyvideo=”1″]

Minat yang Bangkit Lagi

Salah satu tantangan bagi orangtua dalam proses mendampingi anak adalah kesabaran mendampingi proses yang dijalani anak-anak. Seringkali anak-anak bersemangat terhadap sebuah hal, tapi prosesnya tak lama. Dalam proses belajarnya, tiba-tiba di tengah jalan anak mina berhenti.

Hal itu kami alami dengan Yudhis dalam urusan belajar gitar.

Yudhis sempat belajar gitar di Yamaha dan keterampilannya bermain gitar kami lihat berkembang. Tapi setelah sekitar 2 tahun belajar gitar, tiba-tiba Yudhis minta berhenti. Peristiwa itu terjadi saat Yudhis berusia 11 tahun (alias 3 tahun lalu).

Proses berhentinya waktu itu juga nggak seru. Waktu itu aku lihat Yudhis ogah-ogahan berlatih gitar. Dia hanya belajar saat kursus. Tapi di luar jadwal kursus, dia tidak pernah berlatih.

Karena ingin menyemangatinya, aku memberinya alternatif: kalau terus belajar gitar dia harus menunjukkan semangat dengan rajin berlatih di luar jadwal kursus. Tapi kalau memang ogah-ogahan, ya sudah berhenti saja kursusya. Eh, ternyata Yudhis memilih berhenti kursus gitar.. #eaa

Rasanya sedih juga. Maksud hati menantang dan menyemangati, eh ternyata efeknya malah sebaliknya.

***

(c) londonguitaracademy.com
(c) londonguitaracademy.com

Tiga tahun berlalu. Minat Yudhis berlatih gitar mulai muncul lagi. Awalnya menjelang FESPER, tapi dia masih angin-anginan berlatih gitar. Setelah selesai FESPER, kelihatan dia agak menyesal karena tidak berlatih serius gitarnya. Padahal, gitar bisa menjadi alatnya untuk bergaul bersama teman-teman remajanya.

Semangat itu muncul lagi usai #TourDeTalent #OaseBackpackerFamily. Aku tidak tahu pemicunya apa. Mungkin dia melihat ada teman sebayanya yang menunjukkan permainan kibornya.

Jadi, minat itu ternyata memang naik turun. Kadang muncul, kemudian tenggelam, terus muncul lagi. Yang penting buat kami ya terus maju, menyemangati, memfasilitasi, dan memanfaatkannya menjadi pembelajaran buat anak-anak.

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

1 thought on “Fingerstyle : Yudhis belajar main gitar lagi”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.