internet2

Tips Internet untuk anak 2-4 tahun

Berikut ini tips mengenalkan anak pada Internet berdasarkan usia anak. Bagian ini ditujukan untuk anak usia 2-4 tahun.

Menjelajah Bersama
Pada usia ini, anak harus didampingi oleh orangtua atau orang dewasa. Melakukan surfing bersama orangtua adalah hal yang terbaik. Hal tersebut bukan sekedar persoalan keselamatan anak, tetapi juga untuk meyakinkan bahwa anak tersebut bisa mendapatkan pengalaman yang menyenangkan, sekaligus memperkuat ikatan emosional antara sang anak dengan orangtua.

Mulai membuka pintu eksplorasi
Sejak masuk usia ketiga, beberapa anak akan mendapatkan keuntungan jika mendapatkan lebih banyak kebebasan untuk melakukan eksplorasi, menemukan pengalaman baru dan bealjar dari kesalahan yang dibuatnya sendiri. Hal tersebut bukan berarti mereka dibiarkan menggunakan Internet secara bebas.

Memilihkan situs-situs aman
Orangtua harus memberikan penjelasan mengenai aktivitas apa saja yang terjadi di Internet, situs yang bermanfaat, serta ancaman yang berpotensi dihadapi. Yang terbaik adalah orangtua tetap memilihkan situs yang cocok untuk mereka kunjungi dan tidak membiarkan sang anak untuk keluar dari situs tersebut ketika masih menggunakan Internet. Selama kita yakin bahwa anak berada di dalam situs yang aman, layak dan terpercaya, kita tidak perlu terus-menerus berada di samping anak.

Sumber: Internet Sehat

Tulisan menarik lainnya

Share this post

3 thoughts on “Tips Internet untuk anak 2-4 tahun”

  1. Mungkin bs juga memakai browser yg memang untuk anak2 pak Aar. Seperti misalnya bmkids yg made in bali atau kidzui yg buatan luar. Saya agak khawatir kalau memakai browser yang biasa karena sering ada iklan2 yang aneh2. tapi yg pasti ya memang software utk ngeblock yang kaya gitu2 hrs terinstal dikomputer kita ya…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.