Standar dan Model Homeschooling

Bagaimana standar dalam homeschooling? Acuan apa yang digunakan dalam homeschooling? Itulah diantara pertanyaan mengenai homeschooling yang sering diajukan.

Yang saya ketahui, karakter dasar yang melekat pada homeschooling (HS) atau terkadang disebut home education (HE) adalah customized education. Oleh karena itu, HS/HE memiliki banyak model.

Tak ada standar dan model tunggal dalam homeschooling. Bahkan, bisa dikatakan bahwa jumlah model homeschooling adalah sejumlah keluarga yang menjalankan HS/HE karena setiap keluarga selalu melakukan kustomisasi model homeschooling untuk menemukan bentuk yang paling tepat untuk keluarganya.

Dari sisi metode, banyak model teoritis HS/HE, mulai yang bersifat sangat tidak terstuktur (unschooling), hingga yang sangat terstruktur seperti sekolah (school-at-home). Diantara model-model itu, ada model eclectic (campuran), yaitu gabungan beberapa metode yang dinilai keluarga paling sesuai.

Karena fokus homeschooling adalah ketepatan proses pendidikan untuk anak dan keluarga, maka standar homeschooling adalah pencapaian tujuan-tujuan pendidikan yang ditetapkan keluarga. Sepanjang tidak melanggar hukum, semua model HS/HE sah-sah saja dipilih karena keluarga lah yang paling tahu apa yang terbaik untuk anak-anaknya.

Yang harus diperhatikan adalah jika keluarga ingin menyelenggarakan HS/HE yang mengikuti model seperti sekolah. Pada model HS/HE yang seperti itu, standar HS/HE yang digunakan mengikuti kurikulum sekolah. Standar belajarnya akan diuji dengan kemampuan anak HS/HE dalam mengikuti ujian kesetaraan setingkat SD, SMP, dan SMA.

(Materi selengkapnya mengenai pengantar homeschooling ini dapat dibaca dalam ebook “7 FAQ Homeschooling” yang dapat didownload gratis di situs Bentang Ilmu)

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.