scratch-pertama

Quiz: program pertama dengan Scratch

Setelah tertunda beberapa hari, akhirnya hari ini Yudhis mengupload proyek pertama belajar pemrograman dengan Scratch yang dibuatnya minggu lalu. Proyek ini dibuat atas inisiatifnya sendiri.

Judul proyek pertamanya adalah Quiz. Isinya tentang pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab oleh user.

Hasil dari proyek ini masih sangat sederhana. Tetapi sebagai hasil coba-coba dan proyek pertama, lumayan lah. Yang penting sudah ada outputnya dan itu membuat Yudhis bersemangat untuk belajar Scratch lebih lanjut.

Dalam proyek pertama ini, Yudhis belajar logika pemrograman: IF..THEN..ELSE..

**

Salah satu yang menarik dari Scratch adalah keberadaan komunitasnya. Setiap orang yang membuat program dengan Scratch bisa mengupload hasil karyanya. Juga, dia bisa melihat hasil karya orang lain dan mendownload proyeknya (melihat bagaimana programnya dibuat).

Hari ini, yang dilakukan Yudhis adalah signup di komunitas Scratch, mengupload karya, dan meng-embed di blognya. Kemudian dia browsing melihat karya-karya orang lain.

**

Ayo teman-teman yang anak-anaknya sedang belajar Scratch, hasil karyanya diupload. Terus saling berteman, berkunjung dan berkomentar supaya tambah semangat belajarnya… ^_^

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.