TB Gramedia

Jalan ke Toko Buku Gramedia Matraman

TB Gramedia

Beruntungnya dekat dengan toko buku yang lengkap. Sabtu (25/9) kemarin aku ke toko buku Gramedia Matraman yang konon kabarnya merupakan toko buku terbesar di Asia Tenggara.

Memang sih, koleksi bukunya banyak sekali. Yang lebih hebat lagi, toko buku itu penuh sekali. Di dalam pengunjungnya padat, di luar kendaraan yang antri masuk memacetkan jalan Matraman. Mungkin pas hari libur (Sabtu) dan tanggal muda baru gajian. Jadi pengunjungnya bejibun.

Senang rasanya melihat Yudhis dan Tata antusias pergi ke toko buku. Walaupun siang panas menyengat dan harus naik kendaraan umum, mereka tetap antusias mau ikut pergi ke toko buku untuk membaca komik dan buku-buku cerita. Hari ini Duta tak ikut karena agak pilek dan dia akan menemani Lala belanja ke Giant.

***

Sepanjang jalan, diantara obrolan macam-macam kami, Yudhis dan Tata terkantuk-kantuk di angkot. Setelah kantuk hilang berkat minuman segar di terminal Kampung Melayu, Tata bersin dan ingusan, sementara dia (dan aku) tak membawa tissu. Hadeh.. riweuh, tapi seru.

Turun di depan toko buku Gramedia, langsung mencari tissu buat Tata. Setelah itu baru deh lega masuk ke toko buku. Di dalam toko buku yang padat oleh pengunjung, kami membuat kesepakatan bahwa mereka akan main di pojok komik di lantai 2. Tata menawar bahwa dia juga akan main ke bagian buku anak di lantai 3.

Sementara itu, aku mencari buku-buku motivasi untuk bekal mengisi pelatihan motivasi anak-anak homeschooling bulan depan. Banyak buku-buku menarik. Tapi kok ya tebal dan mahal-mahal ya? hehehehe..

Sekalian, hari ini aku mencari buku Latihan PR dan soal SD kelas 5 untuk Abby. Kelihatannya dia kurang optimal dengan model belajar menggunakan Internet. Ayahnya ingin Abby ujian SD dan melanjutkan ke SMP. Jadi, homeschooling dan persiapan utk Abby pun harus disesuaikan. Ini berbeda dengan Yudhis, Tata, dan Duta yang memang kami rencanakan untuk homeschooling terus hingga lulus SMA.

***

Di Gramedia, Yudhis & Tata puas membaca komik & buku cerita. Kata Yudhis, dia membaca macam-macam, paling banyak adalah Doraemon, Dorabase, dan Conan. Sementara Tata tidak bisa menyebutkan judulnya karena katanya yang dibaca macam-macam.

Pulangnya, aku menawari mereka alternatif: jajan Crepes tapi pulangnya naik angkot atau pulang naik taksi. Ternyata mereka memilih membeli Crepes sambil membawa oleh-oleh untuk Ibu dan Duta.

Perjalanan pulang di angkot rasanya lama sekali dan melelahkan. Yudhis & Tata terkantuk-kantuk dan kecapekan. Tapi begitu sampai rumah, mereka langsung segar dan main terus sampai malam.

What a wonderful day!


View Larger Map

Tulisan menarik lainnya

Share this post

1 thought on “Jalan ke Toko Buku Gramedia Matraman”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.