Aku Cinta Indonesia

Hari #14 Tantangan Klub Oase

Hari #14 Tantangan Klub Oase

Memasuki minggu #2 Tantangan Klub Oase, kami menambahkan tantangannya supaya menjaga semangat teman-teman peserta.

Dalam rangka Hari Kemerdakaan Republik Indonesia, Klub Oase mengajak teman-teman peserta Tantangan 30 Hari Klub Oase untuk mengunggah kolase bertemakan “Aku Cinta Indonesia”. Isinya adalah kegiatan anak yang berhubungan dengan kecintaan pada Indonesia.

Aturan main:
1. Peserta lomba ini adalah peserta “Tantangan 30 hari Klub Oase”. Pastikan nama Anda sudah masuk dalam daftar peserta di: http://bit.ly/pbkKNX. Jika belum masuk, tinggalkan nama di komen di bawah.
2. Unggah 1 (satu) kolase foto yang akan diikutkan lomba dan beri judul “Aku Cinta Indonesia”. Sertakan sedikit cerita tentang foto tersebut. Cerita ini akan mempengaruhi penilaian juri.
3. Tag Klub Oase pada foto yang diikutkan dalam lomba.
4. Kolase foto diunggah pada 15-21 Agustus 2011.
5. Promosikan foto kolase Anda kepada teman-teman Anda. Kolase yang mendapat LIKE paling banyak akan mendapat hadiah.

PEMENANG
1. Panitia akan memilih 3 (tiga) pemenang akan mendapatkan voucher belanja buku dari toko buku online @Rp. 100ribu.
2. Satu pemenang favorit dipilih berdasarkan jumlah LIKE terbanyak hingga tanggal 22 Agustus pukul 24.00 WIB. Pemenang favorit akan mendapatkan hadiah voucher belanja buku dari toko buku online senilai Rp. 250ribu.
3. Pengumuman pemenang akan diumumkan pada 24 Agustus 2011

*bagi teman2 yang belum masuk dalam daftar peserta Tantangan Klub Oase. Pastikan sudah membuat album terpisah yang diberi Judul “Tantangan 30 Hari Klub Oase” dengan setting PUBLIK atau EVERYONE

Aku Cinta Indonesia

Begitu diumumkan di FB Klub Oase, acara ini langsung mendapat tanggapan positif dari para peserta. Tidak sabar rasanya melihat hasil tantangan mereka di akhir minggu nanti.

Malam harinya, tumben2an kami sekeluarga ngeriung cukup lama depan TV di kamar. Kami itu termasuk keluarga yang jarang ngumpul bareng depan TV. Walau langganan TV berbayar tapi ya kok jarang sekali memanfaatkannya. Kemarin mungkin untuk pertama kalinya kami duduk nonton TV bareng dari sore sampai malam. Dari mulai film remaja yang picisan, film First Kid yang agak aneh tapi disukai oleh anak2, Dinotopia yang gambarnya lumayan tapi ceritanya membingungkan sampai Meet the Robinsons yang masih saja menarik & inspiratif walau punya DVDnya.

Ternyata yang membuat bahagia itu bukan film-filmnya, tapi percakapan mengomentari & membahas film2 tersebut serta bermalas-malasannya di tempat tidur dalam jangka waktu lama. 😀

Keep Moving Forward

Walau sudah berkali-kali nonton Meet the Robinsons tetap saja aku merasa dapet tambahan semangat untuk terus semangat, terus melangkah, terus mengerjakan apapun sebaik-baiknya, terus maju, keep moving forward.

“Around here, however, we don’t look backwards for very long. We keep moving forward, opening up new doors and doing new things and curiosity keeps leading us down new paths.”
–Walt Disney

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.