Hari #13 Tantangan Klub Oase

Hari #13 Tantangan Klub Oase

Hari #13 Tantangan Klub Oase

Hari ini sesungguhnya agak keteteran karena bisa dibilang nggak banyak waktu buka komputer. Sepagian ada keluarga mbak Mella datang ke rumah. Ada Husayn & Ali yang dengan cepat langsung bermain dengan anak-anak.

Bahagia setiap kedatangan keluarga pak Faizal Kamal ini, banyak ide yang rasanya dengan mudah bisa terwujud. Seakan-akan kami bisa berkolaborasi untuk banyak hal, dan tidak sabar rasanya menunggu apa-apa yang kami rencanakan bersama bisa kejadian.

Tak lama setelah keluarga mbak Mella pulang, aku harus pergi menemui klien sampai sore. Jadi praktis sebenarnya hari ini jadi ibu “bekerja” yang tidak sempat mengabadikan kegiatan anak-anak.

Untungnya di pagi hari aku sempat mengabadikan Duta waktu belajar menggabungkan titik berbentuk apel dan menempel kertas berwarna merah. Awalnya masih sabar satu-satu ditempel, lama-lama tidak sabar langsung tuang semua. Ditekan-tekan, dikembalikan lagi sisanya ke piring, kasih lem lagi lalu tuang lagi tekan-tekan. Jadinya hasilnya belang bentong.. tapi lucu aja lihatnya.. hehe 😀

Duta dan dot to dot

Ada juga Yudhis dan hasil karya perjuangannya – Samurai Project Helmet. Mengambil materi gratis dari Canon Papercraft: http://bit.ly/oiMwuU Yudhis mengerjakannya setiap hari sedikit-sedikit selama hampir 10 hari. Kami percaya ketekunan itu mahal & berharga, tidak tumbuh dalam sekejab, ditumbuhkan sepanjang perjalanan, semoga melekat sepanjang hayat. Karya ini sesungguhnya selesai sehari sebelumnya, tapi baru aku bungkus (abadikan lengkap dengan perjalanannya) hari ini.

Senang melihat ketekunannya yang mulai tumbuh. Tangannya yang perlahan bertambah trampil, serta kesabarannya yang makin bertambah.

Yudhis dan Project Samurai Helmet

Tulisan menarik lainnya

Share this post

1 thought on “Hari #13 Tantangan Klub Oase”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.