Duta & Papercraft

Ide kegiatan kilat untuk Duta: papercraft

Salah satu masalah klasik yang sering dihadapi orangtua homeschooling adalah mengisi kegiatan anak. Apa yang rencana kegiatan hari ini? Penginnya praktis, tidak repot, tapi berkualitas.

Kami pun terkadang mengalami hal itu.

“Bapak, Duta mau craft. Mau bikin rumah,” kata Duta tiba-tiba saat aku sedang bekerja.
Setelah berpikir keras antara menunda, mengalihkan kegiatan Duta, atau memfasilitasnya, akhirnya aku memilih yang terakhir.

Pilihan jatuh dengan ide membuat papercraft sederhana yang temanya membuat rumah. Dan salah satu sumber kesukaan kami adalah Canon Paper Craft Creative Park.

Bersama Duta, aku kemudian mencari gambar disukai dan sekaligus mudah. Setelah didownload, papercraft itu kemudian diprint di kertas tebal. Dan setelahnya Duta sibuk memotong-motong template papercraft. Pada saat melipat dan menempel, Tata ikut datang dan membantu Duta.

Duta & Papercraft

***

Untuk proses-proses semacam ini, sarana yang kami andalkan dan selalu kami usahakan ada di rumah adalah:

  • internet
  • printer infus
  • kertas tebal
  • gunting
  • lem

Melalui sarana tersebut, aneka kegiatan craft bisa dilakukan anak-anak secara mudah, dengan persiapan yang relatif singkat.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.