Yudhis-Mengisi-Webinar

Webinar Pertama Yudhis – Membuat Animasi Online

Semalam adalah hari besar untuk Yudhis (11 tahun). Untuk pertama kalinya dia mengisi webinar (seminar via internet) dengan tema “Membuat Animasi Online”. Webinar Yudhis menjadi satu kesatuan dalam rangkaian Webinar yang diadakan oleh komunitas Ibu Profesional.

Sebelumnya Yudhis memang sudah beberapa kali mengajar via online melalui SKYPE, tapi biasanya dia melakukannya secara privat. Mungkin Yudhis melihat bapak-ibunya sering mengajar dan melakukan seminar via internet, sehingga ketika dia mendapat tawaran untuk mengisi Webinar, dia tidak berfikir panjang langsung dan menjawab “ok”

Dalam webinar ini Yudhis mengisi tentang cara membuat animasi online menggunakan situs GoAnimate.com. Situs ini memang membuat proses membuat animasi bisa dilakukan dengan mudah bahkan oleh anak-anak. Sebenarnya antara Yudhis & Tata, lebih sering Tata yang memakai Go Animate. Yudhis lebih banyak memilih belajar PhotoShop, tapi karena mengajar photoshop jauh lebih rumit daripada mengajar Go Animate (apalagi peserta webinar juga anak-anak), maka pilihan tetap jatuh pada mengajar animasi.

Proses ini menjadi sebuah jenjang sendiri buat Yudhis dalam proses belajarnya. Dia menyiapkan sendiri materi presentasinya dari NOL. Kami hanya berdiskusi sebentar membayangkan kira-kira materi apa saja yang bisa dibagi dalam waktu satu jam webinar. Satu jam itu sebuah waktu yang cukup singkat untuk mengajarkan sesuatu apalagi melalui online. Jadi Yudhis akhirnya memutuskan untuk memakai metode quick movie.

Setelah diskusi, aku berusaha memberikan ruang yang lapang untuk Yudhis berkarya membuat presentasinya sendiri. Ternyata ketika dia menunjukkan hasil presentasinya, tak banyak yang perlu aku koreksi. Dia pun berlatih mengisi webinar dengan lancar. Jadi dalam webinar ini tugasku hanya membantunya membungkus hasil animasinya untuk diunggah ke ruang webinar.

Menjelang Webinar ternyata aku yang deg-degan, hehehe. Walau aku tahu semua peserta pasti akan banyak permakluman dengan webinar yang akan dibawakan Yudhis, tapi tetap saja karena 90% proses dilakukan sendiri oleh Yudhis jadi aku tetap merasa deg-degan.

Ternyata, proses webinar berlangsung mulus & lancar. Dengan santai Yudhis menyampaikan materi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang masuk. Tata yang mengikuti proses di sebelah Yudhis pun terlihat semangat. Ada Eyang Putri yang ikut duduk di pojok memperhatikan & memberi semangat cucu pertamanya webinar, xixixi… suasananya jadi seru. Aku berharap webinar pertama ini menjadi kenangan yang indah buatnya ketika besar nanti.

Webinar pun berjalan lancar, para peserta pun langsung saling bertukar link hasil animasi yang mereka buat malam itu. Yudhis kemudian mengajak semua peserta untuk saling berjejaring di Go Animate supaya belajar bersama bisa dilanjutkan di luar webinar.

Sebagai portfolio, berikut materi webinar Yudhis:

Belajar Animasi dengan Go Animate – Yudhistira (11th)

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.