guru blogging

Para dosen mari membuat blog

Salah satu elemen masyarakat yang potensial dan memiliki kepentingan untuk memanfaatkan blog adalah dosen. Mereka memiliki kemampuan intelektualitas yang memadai sehingga tak ada alasan untuk mengatakan tak bisa (wong ibu-ibu dan anak SMP saja bisa…). Lagi pula, sarana Internet juga tersedia di kampus (nah.. memiliki blog dapat menjadi bukti bahwa sarana Internet itu bukan sekedar aksesori untuk perangkat marketing semata..)

Banyak alasan mengapa para dosen perlu nge-blog. Sebut saja:

  • blog adalah sarana berbagi ilmu/pengetahuan kepada masyarakat luas yang tak dibatasi ruang kelas dan batas perguruan tinggi (bagi yang idealis)
  • dari blog para dosen dapat membangun kompetensi dan kredibilitas yang akan diakui di masyarakat (soalnya dari blog akan ketahuan tingkat kompetensinya pada bidang yang dibicarakan)
  • menulis blog membuat para dosen berinteraksi dengan dunia nyata dan isu keseharian di masyarakat (biar nggak cuma menguasai teori)
  • karena harus meng-update blog, para dosen mau nggak mau belajar hal baru (kalau nggak, isi blognya akan basi)
  • blog adalah sarana personal marketing (biar nggak cuma dikenal jago kandang. Syukur-syukur dapat tawaran menulis, wawancara, menjadi narasumber, proyek, dan sebagainya)

Nah… kalau para asisten dosen yang baru lulus kuliah atau dosen-dosen muda yang baru pulang dari S2 & S3-nya mulai menulis blog, dunia blog Indonesia akan makin meriah dan kaya warna. Beragam informasi berkualitas akan makin tersedia untuk masyarakat Indonesia. Setiap jurusan, bahkan sub jurusan dan spesialisasi, menjadi tema-tema blog yang menjadi niche market tersendiri.

Nanti, secara alami akan ketahuan Perguruan Tinggi mana yang dosennya rajin menulis dan berbagi ilmu dengan masyarakat melalui blog. Ayo.. lomba donk Perguruan Tinggi untuk mendorong dosen-dosennya menulis di blog.

Dosen-dosen ber-blog ria? Berani mencoba?

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.