fbpx

Fieldtrip ke pabrik Staedtler

bis yang nyaman

Rabu (8/6), Klub Oase mengadakan kegiatan fieldtrip, perjalanan belajar di dunia nyata dengan melakukan kunjungan ke pabrik Staedtler. Berangkat bersama naik bus dari titik pemberangkatan di Masjid Al Ittihad, Tebet Mas, rombongan menyusuri kemacetan Jakarta menuju lokasi pabrik Staedtler di Serang.

Karena berusaha menepati jadwal berangkat, hari ini ada satu “korban” yang terpaksa harus ditinggal karena masih belum sampai di tempat berkumpul pada waktunya. Sedih memang. Apalagi yang ditinggal ini berperan penting menjadi penyambung Klub Oase dengan Staedtler.

Games & hadiah dari Staedtler sepanjang jalan

Selebihnya perjalanan relatif lancar. Tentunya diantara kemacetan Jakarta saat jam pagi berangkat ke kantor. Dari Tebet, bus meluncur terseok-seok menembus jalan Saharjo menuju tol lingkar dalam. Dalam perjalanan sepanjang tol, ada staf dari Staedtler yang menemani rombongan dan memeriahkan suasana di bus dengan mengajarkan bernyanyi kepada anak-anak, bermain tebak-tebakan, dan menjelaskan tentang Staedtler. Acara ini membuat perjalanan menjadi menyenangkan buat anak-anak. Di km 42, rombongan bus bergabung dengan teman-teman dan melakukan konvoi perjalanan menuju pabrik.

***

Tenda penyambutan yang mengejutkan

Sampai di pabrik pensil Staedtler di Serang, hari sudah cukup siang. Matahari sangat terik dan cuaca kota Serang sangat panas. Tapi anak-anak tetap antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan fieldtrip ini.

Aku sendiri agak terkejut dengan penyambutan yang dilakukan Staedtler terhadap rombongan dari Klub Oase ini. Satu tenda besar beserta panggung lengkap dengan sound system-nya telah dipersiapkan dengan segala tatanannya yang didominasi warna biru yang cerah. Kami tak hanya disambut oleh tim dari pabrik, tetapi
juga oleh pimpinan Staedtler Indonesia, bapak Adrian beserta para stafnya.

Sambutan langsung dari pak Adrian

Pak Adrian sendiri menyambut dan memimpin proses fieldtrip rombongan anak-anak homeschooling dari Klub Oase. Diawali dengan penjelasan mengenai Staedtler dan produk-produk Staedtler, rombongan Klub Oase kemudian dibawa masuk ke pabrik pensil Staedtler dalam kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok dipandu oleh staf dari Staedtler yang memberikan penjelasan selama proses perjalanan keliling dari satu bagian pabrik ke bagian lainnya. Anak-anak menikmati penjelasan dan melihat langsung bagaimana proses pembuatan pensil yang dibuat dari kayu jelutung, hingga menjadi pensil yang siap dipakai. Anak-anak melihat langsung bagaimana kayu diserut, diisi dengan isi pensil (lead), ditempel, dihaluskan, dicat, dan seterusnya.

Usai kunjungan ke dalam pabrik, acara dilanjutkan dengan tanya-jawab dan permainan. Acara itu dilakukan diantara jamuan makan siang berupa nasi ayam goreng lunak yang telah disiapkan Staedtler untuk seluruh peserta

Melihat pembuatan pensil dari dekat

fieldtrip. Sebagai bagian dari rangkaian acara, ada penanaman pohon di halaman pabrik Staedtler yang diwakili oleh perwakilan Staedtler, mitra Staetdler, dan perwakilan Klub Oase.

Acara ini dilanjutkan dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan kegiatan. Di sesi terakhir sebelum pulang, semua peserta memberikan feedback tentang acara dan setiap orang mendapatkan hadiah kenang-kenangan dari Staedtler berupa satu bungkus pensil Luna Aquarell. Pensil Luna Aquarell adalah watercolor pensil, gabungan antara pensil warna dan cat air. Teknik yang digunakan untuk memanfaatkan Luna Aquarell adalah dengan menggambar dan mewarnai, setelah itu menyapu gambar dengan kuas air pada bagian-bagian tertentu untuk memberikan efek gambar seperti cat air.

sebagian peserta fieldtrip

***

Acara hari ini luar biasa. Rasanya penuh berkah.

Kiriman kripik lezat dari mbak Shanty

Sejak semalam ketika mempersiapkan acara ini, kami bekerja dengan ditemani kripik buah yang dikirimkan dengan penuh cinta dari mbak Shanty. Mbak Shanty tinggal di Toli-toli, Sulawesi Tengah, tapi kripik buah dan aneka kripik lainnya itu dikirimkan dari Malang, kota asal mbak Shanty. Kripik buah itu dikemas dengan bagus, rasa kripik buah bermerek “So Kressh” itu luar biasa. Kerenyahan dan enaknya sempat membuat kami terkejut-kejut hingga satu bungkus kripik semangka itu habis dalam waktu sekejab. Senang melihat ada produk Indonesia yang seperti ini, yang bisa dibanggakan.

Seluruh proses fieldtrip pun rasanya dimudahkan Tuhan. Bus yang nyaman, anak-anak dan orangtua yang tetap bersemangat hingga akhir acara, dan tentu sambutan dari pihak Staedtler yang luar biasa welcome untuk kunjungan ini.

**

Hanya ada sedikit masukan secara personal dariku untuk Staedtler yang mudah-mudahan bisa membuat kegiatan semacam ini menjadi lebih sempurna di masa yang akan datang. Masukan itu berkaitan dengan flow (aliran) perjalanan anak-anak. Pada saat kemarin, perjalanan itu berawal dari pintu depan yang berisi produk jadi dan menuju ke produk asal. Jadi, seperti proses dari hilir ke hulu. Proses ini dapat difahami karena mengikuti layout pabrik, di mana bagian depan/dekat dengan pintu keluar biasanya memang berisi produk jadi.

Jika memungkinkan, kelihatannya prosesnya akan lebih baik jika anak-anak masuk dari samping. Mereka melihat proses dari batang kayu jelutung diisi dengan lead, baru mengikuti runtutannya hingga menjadi pensil yang sudah jadi.

Di luar masukan kecil itu, sambutan yang dilakukan oleh Staedtler sudah sangat luar biasa.

***

Mudah-mudahan acara fieldtrip ini menjadi kegiatan yang saling menguntungkan. Anak-anak dapat belajar melalui dunia nyata dengan melihat proses pembuatan pensil yang biasa mereka gunakan setiap hari. Staedtler pun mendapatkan keuntungan dengan ekspose terhadap konsumennya dan liputan-liputan di Internet sebagaimana yang dibuat oleh Klub Oase dan para anggotanya.

6 thoughts on “Fieldtrip ke pabrik Staedtler”

  1. Salam sejahtera,
    perkenalkan saya Maria Damanik, senang sekali saya menemukan tulisan bapak.
    Saya berminat membawa anak-anak didik saya di SMA Athalia berkarya wisata ke pabrik ini, kalau memungkinkan.

    Bolehkah saya meminta tolong kepada bapak untuk memberikan nama kontak person dan nomor yang bisa dihubungi ?

    Terima kasih atas bantuan bapak. 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.