keluarga3

If I Had My Child To Raise Over Again

Banyak hal dan karya-karya yang bisa menjadi inspirasi kita dalam menjalani kehidupan, termasuk kehidupan keluarga. Aku menemukan satu puisi indah yang ditulis Diane Loomans, berjudul “If I Had My Child To Raise Over Again“.

Puisi ini adalah pengingat buatku agar selalu mengusahakan kehidupan bersama anak-anak dengan sebaik-baiknya agar tidak menjadi sebuah penyesalan di akhir nanti.

***

If I had my child to raise all over again, I’d build self-esteem first, and the house later. 
If I had my child to raise all over again, I’d finger-paint more, and point the finger less. 
If I had my child to raise all over again, I would do less correcting and more connecting. 
If I had my child to raise all over again, I’d take my eyes off my watch, and watch with my eyes. 
If I had my child to raise all over again, I’d take more hikes and fly more kites. 
If I had my child to raise all over again, I’d stop playing serious, and seriously play. 
If I had my child to raise all over again, I would run through more fields and gaze at more stars. 
If I had my child to raise all over again, I’d do more hugging and less tugging. 

Terjemahan bebas:

Jika saya punya anak untuk dibesarkan lagi, saya akan membangun kepercayaan dirinya dulu sebelum membangun rumah. 
Jika saya punya anak untuk dibesarkan lagi, saya akan lebih banyak melukis dengan jari dan mengurangi menunjuk jari. 
Jika saya punya anak untuk dibesarkan lagi, saya akan mengurangi koreksi dan memperbanyak koneksi (membangun hubungan). 
Jika saya punya anak untuk dibesarkan lagi, saya akan mengurangi pandangan dari jam tangan dan lebih banyak memandang dengan mata saya. 
Jika saya punya anak untuk dibesarkan lagi, saya akan lebih sering mendaki dan menerbangkan lebih banyak layang-layang. 
Jika saya punya anak untuk dibesarkan lagi, saya akan berhenti berpura-pura serius dang mengantikannya dengan bermain-secara-serius. 
Jika saya punya anak untuk dibesarkan lagi, saya akan berlari melintasi lebih banyak lapangan dan menatap lebih banyak bintang. 
Jika saya punya anak untuk dibesarkan lagi, saya akan lebih banyak memeluk dan mengurangi menyentak.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

1 thought on “If I Had My Child To Raise Over Again”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.