Imlek-Chess-Tournament3-600px

Kompetisi Catur Awal Tahun

Mengawali tahun 2018, Duta mengikuti pertandingan catur “Imlek Chess Competition”. Acara kompetisi catur ini diselenggarakan di QBiq BSD City, Jl Raya BSD Utama, BSD City, pada 6 Januari 2018.

(c) Imlek Chess Competition

Ada 3 kategori catur yang dilombakan, yaitu A: 6-10 tahun, B: 11-14 tahun, dan C: 15-18 tahun. Catur yang dipertandingkan dalam kompetisi ini adalah catur cepat 20 menit.

***

Bagi Duta, ini adalah pertandingan pertama di awal 2018 dan sekaligus pengalaman ke-5 mengikuti kompetisi catur.

Di kelompok A, ada 43 peserta yang bertanding. Karena peserta melebihi 32 anak, pertandingan yang menggunakan sistem Swiss dilangsungkan 6 babak (dari rencana awal 5 babak).

Dalam pertandingan ini, 3 pertandingan awal berhasil dimenangkan oleh Duta. Memasuki pertandingan ke-4, Duta ada di meja pertama dan ternyata harus menyerah kalah. Di pertandingan ke-5, Duta sebenarnya sudah merasa menang, tapi dia membuat kecerobohan yang membuatnya kalah.

(c) Imlek Chess Competition

Akibat kekalahan itu, Duta kesal sekali. Dia sampai menangis sesenggukan di pangkuanku karena kesal dengan dirinya sendiri hingga akhirnya tertidur. Di pertandingan terakhir, Duta mengakhirinya dengan draw sehingga mendapatkan nilai akhir 3 1/2.

***

Walaupun belum menjadi juara, pengalaman bertanding dalam kompetisi catur semacam ini penting dan berharga bagi proses belajar Duta. Ada proses belajar mempraktekkan teknik-teknik yang sudah dipelajari, ada proses belajar ketenangan dan ketangguhan mental, dan juga stamina selama proses bertanding.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.