Belajar apa saja, di mana saja, kapan saja, bersama siapa saja, dengan cara apa saja.

Karena pendidikan adalah hak bukan kewajiban, karena belajar adalah sukacita bukan beban.

Kunci Keberhasilan Homeschooling

Menjalani homeschooling memang tak mudah. Tetapi sudah jutaan keluarga di penjuru dunia yang berhasil menjalaninya. Itu berarti ada jalan untuk membuat keluarga homeschooling berhasil menjalani proses pendidikan yang berkualitas sekaligus menyenangkan melalui homeschooling.

Yang pertama, Anda harus mendapatkan wawasan yang tepat tentang bagaimana menjalani homeschooling. Homeschooling bukanlah sekedar memindahkan sekolah ke rumah. Homeschooling bukan sekedar mengundang guru privat untuk anak-anak.

Memindahkan pola sekolah ke rumah adalah resep kegagalan yang paling sering terjadi dalam homeschooling karena rumah berbeda dengan sekolah, interaksi orangtua-anak berbeda dengan guru-murid di sekolah.

Banyak faktor yang memengaruhi kualitas pelaksanaan homeschooling. Kami ingin berbagi satu hal yang kelihatannya sederhana, tapi memainkan peran yang sangat penting dalam proses homeschooling.

Satu hal itu adalah kenyamanan.

Homeschooling menjadi sangat ringan dijalani ketika ada 2 kondisi: 

Anda merasa nyaman bersama anak sepanjang waktu dan anak merasa nyaman bersama Anda.

Kedua kondisi ini harus terjadi bersama. Kalau hanya salah satu, maka homeschooling Anda akan terasa sangat berat.

Kalau Anda merasa tak nyaman bersama anak terus-menerus, Anda akan merasa kelelahan dan terbebani menjalankan homeschooling. Sebab, momen-momen belajar anak terkadang muncul pada waktu-waktu yang tidak tepat, misalnya anak bersemangat mengerjakan proyeknya hingga larut malam.

Demikian pula, homeschooling akan sulit dijalani kalau Anda merasa suka dengan homeschooling dan menikmati kebersamaan dengan anak, tetapi anak merasa tidak nyaman dan merasa terintimidasi. Kepatuhannya bukan terjadi secara alamiah, tetapi takut terhadap otoritas Anda. Anak mungkin merasa bosan dan Anda tidak bisa membantu mencari solusinya. Jika interaksi yang tidak natural ini terjadi, maka hanya tinggal menunggu waktu kekacauan terjadi karena anak lebih tertarik dengan dunia lain dan kemudian memberontak terhadap Anda.

Mengapa kenyamanan dua arah penting dalam pelaksanaan homeschooling? Karena interaksi terbesar dalam homeschooling bersifat informal. Dan oleh karenanya, komunikasi yang baik menjadi sangat penting. Orangtua bisa menyampaikan sesuatu tanpa harus meninggikan intonasi suara untuk mendapatkan perhatian anak, anak bisa menyampaikan sudut pandangnya tanpa khawatir dimarahi.

Kalau komunikasi mulus, aneka masalah dalam praktik homeschooling bisa dibicarakan bersama dan dicari solusinya.

 

Terus Belajar Tentang Homeschooling

Kunci sukses lain adalah kesiapan pribadi. Anda sendiri harus yakin bahwa ini adalah pilihan yang benar untuk anak-anak dan keluarga Anda. Keyakinan adalah modal paling dasar untuk menjalani homeschooling.

Keyakinan bisa diperoleh dengan pengetahuan yang memadai. Dan itu berarti Anda harus belajar tentang homeschooling dan mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dan keraguan Anda. Setelah itu, jangan lupa untuk berdoa dan memohon petunjuk-Nya agar pilihan yang Anda buat selaras bersama rencana-Nya untuk hidup Anda.

Untuk menghadapi lingkungan dan tantangan di luar, hal yang paling penting adalah menyiapkan kelurga inti. Anda tak perlu meyakinkan semua orang. Kalau pasangan dan anak sudah memahami dan menyetujui homeschooling, biasanya prosesnya berjalan relatif mulus.

Jadi, jangan lupa untuk berdiskusi dan melibatkan pasangan dalam proses belajar Anda tentang homeschooling. Libatkan secara aktif pasangan dalam proses belajar agar dia juga berproses bersama Anda.

Dan jika anak-anak sudah bisa diajak berdiskusi, jangan lupa untuk bercerita dan berdiskusi tentang homeschooling dengan mereka. Diskusi ini penting untuk membuat keputusan homeschooling menjadi keputusan bersama sehingga perjalanan bisa dipikul dan dinikmati bersama.

BELAJAR HOMESCHOOLING

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan