Tata-PluitVillage

Membuka kesempatan eksplorasi

Saat aku SMP & SMA dulu, aku mendapat kesempatan yang sangat luas dari orangtuaku untuk melakukan kegiatan apa saja yang aku inginkan. Alhasil, masa-masa remaja adalah masa eksplorasiku yang sangat penuh, dari satu kegiatan ke kegiatan lain.

Alhasil, tak ada waktu luang yang banyak untuk nongkrong atau kongkow-kongkow. Kalau tidak sekolah, aku ikut kegiatan ekskul. Kegiatannya terkadang aneh, seperti akting menjadi orang gila di jalanan saat mengikuti teater, hehehe…

Aku ikut pramuka, OSIS, dan kegiatan-kegiatan lain seperti teater, karawitan, tenis meja, basket, beladiri, dan lain-lain. Saat acara perpisahan, aku ikut dance team dan menari bersama teman-teman sekelas.
Aku berterima kasih kepada ibuku untuk kesempatan ini. Aku memang tak menjadi artis teater atau penari karena ikut kegiatan menari. Tapi, kegiatan-kegiatan saat remaja itu menjadi salah satu pengaruh dalam hidupku.

***

Tata-PluitVillage

Bersama anak-anak sekarang, kami juga memberikan ruang kebebasan yang besar kepada mereka untuk berkegiatan. Tata suka dance, maka dia sedang mengeksplorasi dunia dance dalam kegiatannya di Rockstar Gym. Tata terpilih sebagai anggota Dance Team di Rockstar Gym Kota Kasablanka.

Beberapa waktu yang lalu, tim ini mendapat kesempatan untuk melakukan performance di Mall Pluit Village. Tempatnya lumayan jauh dari rumah, tapi sekeluarga memutuskan mendukung Tata dengan kegiatan ini. Kami sekeluarga berangkat ke Pluit Village untuk mengantarkan Tata dan melihatnya menari.

***

Apa dampak dari kegiatan ini untuk Tata? Kami tak tahu dan kami tak menetapkan sebuah harapan tertentu. Kami hanya ingin memberikan kenyamanan bagi Tata dan menyampaikan pesan yang tak terkatakan kepada Tata bahwa kami selalu mendukungnya.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.