
6 Tips Untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Anak
Komunikasi adalah salah satu keterampilan penting untuk survival di abad 21. Anak-anak perlu belajar dan mengembangkan keterampilan berkomunikasi dengan baik sejak dini, baik di keluarga

Komunikasi adalah salah satu keterampilan penting untuk survival di abad 21. Anak-anak perlu belajar dan mengembangkan keterampilan berkomunikasi dengan baik sejak dini, baik di keluarga

Cinta pada negeri mungkin terdengar klise. Narasi keragaman Indonesia mungkin terdengar basi. Kita mengetahui fakta itu sejak lahir. Ditambah rutinitas keseharian kita, hati kita mungkin

“I feel alive! Aku excited banget hari ini.” Yudhis menyergah masuk ke kamar dengan nafas yang memburu karena bersemangat. Jam sudah menunjukkan lebih dari pukul

“Hi Yudhis, I feel like you are worth to pay Rp. xx/hour. Some points were wrong but having good potential as data scientist 🙂 Also,

Pendidikan yang utama adalah tanggung jawab orangtua, khususnya dalam hal menumbuhkan nilai-nilai kebaikan pada anak-anak. Salah satu nilai-nilai yang kami tumbuhkan dalam keluarga adalah melayani.

“Pak, aku nggak ngerti materi belajar IPS ini. Hafalannya banyak banget,” kata Tata yang sedang belajar untuk persiapan Ujian Paket A atau setara SD. “Kita

Diantara fokus kegiatan belajar Duta tahun ini adalah mengenai literasi. Ada beberapa kegiatan literasi yang kami lakukan, diantaranya adalah meningkatkan pemahaman Duta terhadap buku yang

Dalam proses belajar Duta (5 tahun), kami belum membuat struktur belajar yang ketat. Tak ada jadwal khusus untuk proses belajarnya. Ada kegiatan belajar IXL &

Home education itu tak hanya diselenggarakan oleh orangtua. Kita bisa memanfaatkan siapapun yang ada di sekitar kita sebagai narasumber dalam proses belajar anak-anak. Om, tante,

Walaupun ujian kelulusan SD (Kelas 6) belum diumumkan, Yudhis terus melanjutkan proses belajarnya. Setiap hari dia melakukan kegiatan belajarnya seperti biasa. Santai-santai serius. Yang penting

Duta (4 tahun) tak mempunyai jadwal khusus kegiatan homeschoolingnya. Sejak bangun tidur, dia melakukan kegiatan apa saja yang disukainya. Bermain iPad, bermain kereta, kejar-kejaran dan bercanda

Awal Januari ini ditandai dengan pencapaian belajar Tata yang menyelesaikan 70% dari materi belajar matematika di IXL. Proses ini ditempuh Tata melalui proses belajar pagi