Belajar Prosedur Bekerja bersama Eyang Putri

tata-lego-01Home education itu tak hanya diselenggarakan oleh orangtua. Kita bisa memanfaatkan siapapun yang ada di sekitar kita sebagai narasumber dalam proses belajar anak-anak. Om, tante, kakek, nenek, tetangga, saudara, dan sebagainya.

Kami pun demikian. Salah satu narasumber dan guru bagi Yudhis, Tata, dan Duta adalah Eyang Putri (nenek) yang kebetulan saat ini tinggal bersama kami. Dari keseharian bersama Eyang Putri, anak-anak belajar mengenai banyak hal.

 

Belajar Strategi Bekerja

Salah satu kesempatan belajar dari Eyang Putri diperoleh Tata beberapa waktu yang lalu. Tata mendapatkan kesempatan belajar mengenai strategi atau prosedur bekerja. Ini adalah kesempatan luar biasa karena Eyang Putri itu kalau bekerja sangat terstruktur. Beliau mengatur pekerjaannya step-by-step sehingga mudah dikerjakan, bisa dibuat massal, dan hasilnya bagus.

Keterampilan ini tidak diajarkan di sekolah, tetapi sangat bermanfaat di dunia nyata, terutama ketika kita menangani pekerjaan yang kompleks. Dengan kebiasaan berfikir teratur & prosedural, pekerjaan besar bisa dipecah-pecah menjadi pekerjaan kecil yang lebih mudah dikerjakan dan kemudian menjadi sebuah sistem.

Mengelompokkan Lego

Proses belajar Tata bersama Eyang Putri menggunakan media balok lego. Alih-alih langsung berkegiatan membuat sesuatu, Eyang Putri mengajarkan kepada Tata untuk mengelompokkan balok berdasarkan warna yang sama.

“Siapkan bahan yang diperlukan sebelum membuat sesuatu. Pastikan bahannya ada dan jumlah cukup. Kalau kurang satu balok saja, maka bangunan yang kamu buat tak akan sempurna,” kata Eyang Putri kepada Tata.

“Jangan panik kalau melihat temanmu langsung membuat karya dan kelihatan sudah setengah jadi, sementara kamu masih mengatur balok. Begitu balokmu sudah tertata, kamu akan bisa bekerja lebih cepat dan lebih bagus.”

Pekerjaan mengelompokkan balok lego itu memakan banyak waktu dan kesabaran. Nah, di titik ini Tata juga belajar untuk meningkatkan stamina bekerjanya.

Menata Lego

Lego yang sudah dikelompokkan dalam warna yang sama itu tak hanya dibiarkan terserak, tetapi disusun. Susunannya sederhana, tetapi proses ini memastikan bahwa bahan yang dibutuhkan tertata rapi, aman, dan tidak mudah hilang.

Juga, penataan ini untuk memudahkan proses jika proses pembuatan bangunan memakan waktu lama. Dengan membuat balok lego tertata, balok-balok itu lebih mudah diakses kapan pun.

Membuat Bangunan Lego

Nah, setelah semua bahan tersusun rapi, barulah proses membangun dilakukan. Proses membangun itu berlangsung sangat cepat.

Dan setelah selesai membangun, semua balok lego tetap rapi, tak ada yang tercecer atau berserakan. Tak dibutuhkan waktu khusus untuk beres-beres.

tata-lego-02

***

Senang memperhatikan proses belajar yang dilakukan Tata bersama Eyang Putri. Semoga tertinggal menjadi selapis pengalaman hidup meninggalkan jejak untuknya.

 

 

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.