
Menonton Sirkus Tarzan D’Mighty di Pulomas
Akhirnya datang kesempatan untuk jalan keluar bersama anak-anak setelah minggu lalu banyak kesibukan. Dalam beberapa hari yg cukup “heboh”, Lala melakukan maraton beberapa kegiatan, mulai

Akhirnya datang kesempatan untuk jalan keluar bersama anak-anak setelah minggu lalu banyak kesibukan. Dalam beberapa hari yg cukup “heboh”, Lala melakukan maraton beberapa kegiatan, mulai

Minggu (11/3), aku mengantarkan Yudhis untuk ujian gitar di kantor pusat Yamaha School of Music di Jl. Gatot Subroto 4, Jakarta. Inilah pertama kalinya Yudhis

Beberapa hari yang lalu, Yudhis dan Tata mengikuti World Education Games. World Education Games adalah kompetisi online tahunan untuk anak-anak usia 4-18 tahun. Tahun 2012

Salah satu tugas kami dalam homeschooling selain menyiapkan anak-anak adalah berjejaring dan membukakan pintu-pintu berkah untuk mereka. Termasuk di dalamnya adalah mencarikan pintu-pintu magang dalam

Anak-anak adalah “mata pelajaran” yang tak ada habisnya. Mereka mengajariku kesabaran serta menumbuhkan kemauanku untuk terus belajar & mengembangkan diri agar mampu menjawab pertanyaan mereka.

Kemarin Yudhis mendekati Lala yang sedang menggoreng kentang di dapur. Aku kebetulan sedang berada di dekatnya. “Bu, boleh bagi kentangnya?” tanya Yudhis melihat kentang goreng

Setelah tertunda beberapa waktu, akhirnya Yudhis berhasil menyelesaikan laporan tentang Sea Games. Ini merupakan pengalaman baru bagi Yudhis. Biasanya dia membuat lapbook dan melakukan presentasi

Pola belanja kami adalah belanja bulanan di hipermarket ditambah belanja mingguan di pasar tradisional. Kurang lebih seperti itu. Selama ini, Lala belanja ke pasar sendirian.

Dalam proses homeschooling, kami banyak menggunakan materi Internet. Sehari-hari, anak-anak belajar menggunakan materi online. Untuk mengimbangi kegiatan mereka di depan komputer, kami berusaha melengkapinya dengan

Beruntungnya dekat dengan toko buku yang lengkap. Sabtu (25/9) kemarin aku ke toko buku Gramedia Matraman yang konon kabarnya merupakan toko buku terbesar di Asia

Kemarin Yudhis mendapat kesempatan bekerja dan belajar. Dia bekerja karena memang output kegiatannya digunakan di dunia nyata. Kami menganggapnya sebagai proses belajar karena banyak hal

Kemarin adalah hari besar untuk Tata. Untuk pertama kalinya dia mendapatkan uang “hasil keringat” sendiri. Ceritanya, hari Selasa lalu ada telpon masuk dari Studio 25