
Seminar Model & Metode HS
Terima kasih kepada teman-teman yang telah hadir dan mengikuti seminar online sesi pertama yang berjudul “Pengantar Homeschooling.” Terima kasih atas antusiasme yang datang dari berbagai

Terima kasih kepada teman-teman yang telah hadir dan mengikuti seminar online sesi pertama yang berjudul “Pengantar Homeschooling.” Terima kasih atas antusiasme yang datang dari berbagai

Acara seminar online yang diselenggarakan oleh Rumah Inspirasi menggunakan platform Wiziq, sebuah perusahaan yang menyediakan layanan kelas/ruang virtual. Berikut ini panduan untuk mengikuti proses seminar:

Tadi malam (Rabu, 11/5) adalah pertama kalinya Rumah Inspirasi mengadakan seminar online atau sering juga disebut webinar. Tema webinar ini adalah tentang “pengantar homeschooling”. Seminar

“Dhis, pagi ini Ibu ke pasar. Kita bikin sarapan sendiri ya?” “Oke pak,” jawab Yudhis. “Kamu mau sarapan apa?” “Bikin mie aja.” “Kamu bisa bikin

Malam ini kami menonton acara Grand Final – Junior Masterchef di Star World bersama anak-anak. Menonton acara ini adalah hiburan. Walaupun setiap hari kami selalu

Pagi ini, ketika aku lari pagi sekeluarga, aku berjumpa dengan seorang nenek yang juga sedang membawa cucunya lari pagi. Awalnya nenek tersebut mengajak ngobrol Tata

Apakah ada sampel anak-anak yang mulanya homeschooling, kemudian gagal ketika dewasa? Itulah pertanyaan singkat mbak Lea Kesuma yang diajukannya kepada Lala. Pertanyaan semacam ini layak

Homeschooling tak hanya tentang gagasan-gagasan besar dan lompatan (breakthrough). Homeschooling juga tak hanya tentang kurikulum dan hal-hal akademis. Dalam kenyataannya, sebagian besar praktek homeschooling adalah

Belajar bukan hanya perihal mata pelajaran saja. Belajar bukan hanya terjadi di sebuah ruang bernama kelas/sekolah. Belajar bisa tentang apa saja dan di mana saja.

Menurut teori Kecerdasan Majemuk, setiap jenis kecerdasan memiliki metode/cara belajar yang berbeda-beda. Bukan berarti mereka tak bisa menerima metode/cara belajar yang lain. Tetapi, cara belajar

Pada beberapa tulisan sebelumnya, aku menulis tentang “merayakan keragaman anak“, “apa itu kecerdasan majemuk (multiple intelligences)“, dan “cara sederhana mengenali jenis kecerdasan anak“. Pertanyaan selanjutnya,

Pada dasarnya anak itu memiliki beragam. Menyamakan anak dengan membuat sebuah standar pendidikan yang sama dan seragam adalah sebuah pengabaian terhadap keragaman anak. Bahkan bukan