
Yuk Persiapkan untuk ikut FESPER 2014
Sekarang memang masih tahun 2013, tapi tak ada salahnya mengingat dan menyiapkan diri untuk Festival Pendidikan Rumah (FESPER) 2014 yang akan diadakan di Salatiga, akhir

Sekarang memang masih tahun 2013, tapi tak ada salahnya mengingat dan menyiapkan diri untuk Festival Pendidikan Rumah (FESPER) 2014 yang akan diadakan di Salatiga, akhir

Anak-anak sering membuat kejutan. Ide kegiatan yang mereka lakukan terkadang tak terpikirkan oleh kita. Seperti yang kami alami bersama Tata beberapa waktu yang lalu. Tiba-tiba

Meminjam gagasan Charlotte Mason (CM), seorang pemikir pendidikan Inggris, salah satu hal penting yang perlu ditabur oleh orangtua/guru kepada anak-anak adalah gagasan-gagasan menggairahkan, bukan fakta-fakta

Setahap demi setahap, anak perlu belajar bertanggung jawab atas urusan mereka sendiri. Berbagai momen keseharian bisa menjadi pintu awal untuk proses belajar mereka. *** Sekitar

Salah satu kesenangan Tata adalah menggambar. Beberapa waktu terakhir ini, dia sedang suka meniru gambar-gambar yang disukainya dengan cara “menjiplak” (tracing) melalui iPad. Walaupun bukan

Dalam proses belajar Duta (5 tahun), kami belum membuat struktur belajar yang ketat. Tak ada jadwal khusus untuk proses belajarnya. Ada kegiatan belajar IXL &

Home education itu tak hanya diselenggarakan oleh orangtua. Kita bisa memanfaatkan siapapun yang ada di sekitar kita sebagai narasumber dalam proses belajar anak-anak. Om, tante,

Mendidik anak-anak digital membutuhkan penanganan yang unik. Itu pengalaman yang dialami keluarga kami. Pada satu sisi, ekspose anak-anak pada dunia digital (komputer, gadget, Internet) membuat

Salah satu bentuk keseharian Duta adalah bermain dengan iPad dan menonton Youtube. It’s not an ideal parenting, we know. Tapi inilah realitas kehidupan kami. Jadi,

Anak-anak seringkali mengejutkan. Begitulah karakter dasar mereka. Ketika mereka merasa nyaman dengan dirinya, mereka sering memberikan kejutan-kejutan kepada kita. Beberapa bulan terakhir, kami mengalami kejutan

“Siang ini mau ngapain Dhis?” pagi-pagi aku bertanya kepadanya. “Mau memperbaiki sepeda,” jawab Yudhis. “Kamu mau belajar menyeterika?” tanyaku sambil menunjuk meja setrikaan dan sekeranjang

Beberapa waktu yang lalu, Yudhis mengikuti salah satu kegiatan belajar bahasa Jepang di Japan Foundation. Nama programnya adalah “Hajimete no Nihongo”, Kids Program. Program ini