Menjadi Orangtua yang Lebih Tenang

MARI menciptakan suasana rumah yang lebih stabil, hangat, dan mengalir

Ketika Emosi Orangtua Mudah Tersulut, Rumah Ikut Terkesan “Gonjang-Ganjing”

Ada hari ketika suara meninggi tanpa niat.
Ada momen ketika penolakan kecil dari anak langsung memicu ledakan.
Ada situasi ketika Anda ingin lembut, tetapi tubuh terasa sudah lebih dulu “tegang”.

Bukan karena Anda kurang sabar.
Bukan karena Anda tidak mampu.

Hanya saja, regulasi emosi juga perlu dirawat — seperti aspek lain dalam perjalanan homeschooling.

 

Dan kabar baiknya: perawatan ini bisa dilakukan melalui langkah-langkah kecil yang realistis.

Ini Program Apa?

Menjadi Orangtua yang Lebih Tenang adalah program aksi 7 hari untuk membantu orangtua:

✔ Meningkatkan kapasitas diri untuk mengelola emosi
✔ Menurunkan intensitas emosi menggunakan teknik praktis
✔ Menjaga interaksi tetap hangat, terutama di hari yang kacau
✔ Memperbaiki hubungan setelah momen memanas
✔ Membangun “Emotional First Aid Kit” keluarga

Tidak ada teori berat.
Tidak ada tugas panjang.

Hanya latihan kecil yang bisa dilakukan di tengah rutinitas tanpa menambah beban.

Program bisa dijalani secara mandiri atau bersama grup WhatsApp yang hangat dan saling mendukung.

Lapisan perubahan yang ditumbuhkan

Reaksi Emosi Tidak Lagi Meletup Seketika

Emosi tidak langsung melonjak; tubuh mulai punya cara mereda sebelum bereaksi.

Nada Suara Lebih Terkendali

Ada jeda kecil yang muncul, membantu Anda menahan diri sebelum meninggi.

Rumah Lebih Damai Meski Anak Sedang “Berproses”

Anda tetap stabil saat anak menangis atau memprotes; rumah tidak cepat panas.

Konflik Lebih Cepat Mereda

Gesekan kecil tidak lagi berubah menjadi pertengkaran panjang; interaksi kembali tenang.

Proses Belajar yang Lebih Nyaman

Saat Anda tenang, anak lebih mudah mengikuti alur belajar tanpa drama dan ketegangan.

Keseharian yang Lebih Stabil dan Mengalir

Dengan emosi yang lebih teratur, alur belajar maupun aktivitas rumah ikut menjadi lebih rapi dan tidak mudah kacau.

Bagaimana Program ini Berjalan?
  • Program dimulai dengan live zoom untuk konsep dan petunjuk aksi, serta diakhiri dengan live zoom sharing peserta.
  • Selama program berlangsung Anda menerima petunjuk aksi yang dapat diterapkan dalam keseharian Anda.
  • Rangkaian aksi ini dapat  dilakukan di sela-sela aktivitas harian.
  • Ada ruang untuk bertanya dan berbagi jika Anda memerlukan dukungan tambahan.

Program ini dirancang agar tidak membebani, justru membantu menciptakan alur hari yang lebih ringan.

PROFIL MENTOR

Aar & Lala

Dengan lebih dari 20 tahun pengalaman homeschooling, Aar dan Lala telah mendampingi ribuan keluarga dalam membangun ritme, merawat emosi, dan menciptakan suasana belajar yang hangat.

Tiga anak mereka tumbuh sebagai pembelajar mandiri dengan prestasi nasional dan masuk PTN ternama.

Pendekatan Rumah Inspirasi dalam pelatihan:
hangat, praktis, membumi, dan non-judgmental.

Investasi Program

FAQ

Pertanyaan terkait program Menjadi Orangtua yang Lebih Tenang

Program berlangsung selama 7 hari dengan pesan aksi harian yang singkat dan mudah dilakukan.

 

Tidak wajib. Zoom hanya untuk pembukaan dan penutupan sebagai ruang pemahaman dan refleksi. Ada rekaman untuk peserta yang berhalangan hadir. Menghadiri dan menonton rekaman Zoom pembukaan akan meningkatkan pemahaman dan memudahkan Anda mengikuti program.

Cocok. Meskipun dirancang dengan pengalaman homeschooling, latihan regulasi emosi ini relevan untuk semua orangtua.

Tidak. Grup WA hanya ruang dukungan. Anda bisa mengikuti program sepenuhnya secara mandiri. Jika banyak peserta yang aktif berkontribusi, grup WA akan semakin bermanfaat untuk seluruh peserta.

Program ini berisi latihan kecil yang lembut dan tidak memicu tekanan. Namun jika sedang mengalami kondisi klinis tertentu, tetap dianjurkan berkonsultasi dengan profesional.

Anda akan menerima instruksi dan jadwal segera setelah pembayaran terkonfirmasi. Batch berjalan sesuai jadwal yang diumumkan.

Materi bisa diakses selama masa keanggotaan Anda di dalam Parent Growth Program aktif.

Siap Memulai Perjalanan Menjadi Orangtua yang Lebih Tenang?

Ketenangan kecil hari ini dapat menciptakan pergeseran besar dalam hubungan Anda dengan anak dan suasana rumah.

Pengalaman Mengikuti Program

32 thoughts on “Menjadi Orangtua yang Lebih Tenang”

  1. Program mengelola emosi benar2 program yang berharga. Ibaratnya evel regulasi emosi saya sebelum program ada di level 3 namun setelah program Alhamdulillah bisa di area 7-9 lah jika belum bisa dibilang sempurna.
    Ternyata masalah emosi itu bukan hanya sebab “kita”, namun ada faktor “luar” yang itu hrus dipahami juga oleh diri agar tidak sekedar menyalahkan diri sendiri.

  2. Wayan Virgus susanti

    Trimksih rumah inspirasi untuk bimbingan Dan latihan yg sangat membantu, aksi latihan yg sederhana namun berdampak besar buat sy. Walaupun proses latihan tidak selalu berjalan mulus, karena ada beberapa masa dimana emosi meluap namun ternyata yg melegakan buat Sy saat emosi ini muncul adalah Sy bisa berkata tidak apa2 kepada diri Sy Dan tidak lagi terlalu merasa bersalah. Dan jg ketika sudah terlepas lewat kata2 tidak sampai meledak keras karena senjata jeda respon Dan juga mengubah nada bicara. Ibarat kata ketika sedang perang Dan menghadapi musuh yg kuat kita udah punya perlengkapan senjata Dan kita udah mulai ngerti senjata mana yg harus kita pakai. Dan yg saya syukuri adalah dengan latihan2 Dari rumah inspirasi ttg nafas sadar, jeda respon Dan mengamati tanpa menghakimi, membuat Sy menjadi lebih bisa memahami Dan menerima diri Sy, memahami anak2 dengan lebih baik, jauh berbeda sebelum Sy mengenal latihan2 ini. Dulu gampang sekali terpantik emosi, energi cepat sekali bocor bahkan habis🙏

  3. Dari beberapa kelas yang pernah saya ikuti, baru ini yang ada praktek ringan yang multifungsi, bukan hanya bermanfaat saat mengelola emosi pribadi tapi juga bisa dipraktekkan bersama anak2. Terimakasih mas aar dan mba Lala (tim rumah inspirasi)

  4. Belajar dan berlatih melalui aksi2 di program ini, membuat saya sekarang merasa lebih baik dalam merespon dan bereaksi saat signal2 emosi dalam tubuh muncul….emosi2 yg muncul tidak untuk dihilangkan, tapi untuk dikelola…

  5. Alhamdulillah sudah beberapa kali mengikuti program mengelelo emosi terasa sekali perubahan yang ada pada saya. Saya merasakan lebih tenang menghadapi hal -hal yang tidak sesuai rencana atau ekspektasi. Dalam keseharian Homeschooling dibutuhkan sekali skill mengelola emosi ini, ibu yang lebih tenang akan berdampak ke anak-anak juga. Proses belajar dan keseharian dirumah lebih nyaman. Memberi jeda dengan nafas sadar adalah salah satu ilmu di mengelola emosi ini yang luar biasa dampaknya. Terimakasih Rumah Inspirasi, senang sekali bisa bertumbuh bersama meskipun masih belum sempurna pastinya. Tapi perubahan kecil sekalipun sangat terasa dan harus disyukuri

  6. Alhamdulillah , setelah mengikuti program rumah inspirasi mengelola emosi dari rumah inspirasi ini tampak sekali perubahan yang ada pada diri saya. Keseharian jadi lebih tenang dan nyaman. Saya belajar untuk lebih tenang menjalani keseharian yang terkadang tidak sesuai rencana atau ekspektasi. Salah satu yang terasa sekali dampak nya adalah saat belajar tentang nafas sadar, latihan kecil tapi benar-benar itu berdampak sekali. Terimakasih rumah inspirasi, program nya sangat membantu sekali dalam menjalani keseharian dirumah bersama anak anak khusus nya

  7. Nur Afifa Fajarina

    Alhamdulillah dari kelas ini saya jadi tau bagian mana dari diri saya yang paling perlu ditengok dalam mengelola emosi sehari2. Saya semakin mengenal bagian dari diri saya, sbg contoh, saya punya kesulitan untuk menerima keadaan. Jadi ada kuesioner dulu sebelumnya, disana kita bisa tau mana yang paling urgent untuk kita perbaiki, misalnya kondisi saya yg sulit untuk menerima, ebook fasilitas first aid tools menjadi seperti p3k, solusi praktis untuk diterapkan di keseharian bagaimana cara untuk bisa lebih menerima diri, menerima kondisi yang tidak sempurna, yang ternyata menjadi pencetus letupan2 emosi saya.

  8. Terimakasih mas aar dan mbk lala dan tim rumah inspirasi ,, kelas mengelola emosi ini sangat membantu saya untuk bisa memahami diri sendiri,, dan berusaha memahami orang-orang disekitar saya,, yang tadinya saya berfikir emosi itu harus hilang dan tidak boleh ada dalam diri saya karna itu buruk,, ternyata saya salah,, emosi itu sudah bagian dalam diri saya dan harus diberikan porsi yang tepat untuk bisa dikelola agar tidak meledak-ledak,, Alhamdulillah saya akan terus belajar dari apa yang sudah disampaikan dan mempraktekkannya untuk bisa terus menstabilkan emosi saya..

  9. Di kelas ini, aku ga hanya dapet materi aja. Tapi langsung PRAKTEK. Dan itu yg aku butuhkan bangeett.. Praktek yg setiap hr dilakukan nya tuh simple tapi impactful..

    Yg kerasa, setelah ikut kelas ini. Aku jd lebih punya kesadaran dalam mengatur emosi. Ga autopilot. Bisa menjeda ketika marah. Dan itu works banget ke keseharian aku.

    Makasih mas aar, mba lala dan team. Semoga berkah selalu untuk semua yaaa 🤎

  10. Gak bosen-bosen ikut kelas apapun di Rumah Inspirasi karena memang belajar itu seumur hidup dan apalagi di proses homeschooling ini dibutuhkan orang tua yg ajeg dan tenang 🙂
    Di program Mengelola Emosi ini kita bukan diajarin utk jadi ortu yg sempurna, tapi lebih ke praktek how to be a mindful person dan impact-nya tentu saja ke keseharian kita & keluarga. Sesimple menjeda marah & melakukan nafas sadar buatku works bgt utk regulasi emosi.
    Terima kasih ya mas Aar, kak Lala & team RI yg selalu sabar menemani perjalanan kami!

  11. Di program Regulasi Emosi ini, ga cuma teori. Tapi dengan praktek sederhana dan berulang. Yang di temani oleh Coach dan teman2 seperjuangan. Jadi tau kalau dalam regulasi Emosi kita ga sendirian.
    Dan jadi makin semangat karena banyak penguatan selama program berlangsung. Seru 😍

  12. Terima kasih kepada tim yang solid Rumah Inspirasi, terutama untuk mas Aar dan mbak Lala atas ilmunya dan bimbingannya dalam sesi praktek.
    Di program mengelola emosi ini saya merasa ada banyak sekali perubahan. Terutama pada awareness saya dan proses menjeda.

    Dengan melakukan praktek yang ringan, saya cukup mudah untuk kembali ke mode fakta bukan ekspektasi. Saat melihat fakta yang terjadi, saya dapat melihatnya sebagai fakta dan MENERIMANYA.
    Dengan saya menerima keadaan (situasi yang terjadi), dan menerima kapasitas diri saya seapa adanya, saya jadi lebih mudah untuk MENGELOLA EKSPEKTASI.

    Efek yang muncul dari reaksi tubuh saya tentunya sangat terasa. Saya yang tadinya autopilot, mendapati badan saya seperti memberi sinyal untuk “ok kita jeda dulu, ok aku butuh rebahan sebentar, ok selonjoran dulu” bagi saya itu adalah kemenangan besar dari keberhasilan mempraktekan program ini.

    Sekali lagi, terimakasih banyak mas Aar dan mbak Lala, semoga Allah membalas dengan kebaikan yang berlipat, aamiin 🤲.

  13. Baru kenal Rumah Inspirasi dan tertarik ikut kelasnya,salah satunya kelas mengelola emosi ini,maa syaa Allah….ikut kls ini tuh bukan hanya diajarkan teori tapi justru lebih ke praktek,dan prakteknya bukan yg uwow gitu,praktek2 kecil yg sering kita lupakan tapi sbnrnya bermakna ketika kita menyadarinya,enaknya lagi prakteknya sambil dibimbing (ditemani),bnr2 merasa terbantu disini.

    Terimakasih mas Aar dan mbak Lala,juga tim Rumah Inspirasi semua,semoga makin menginspirasi bnyk org di luar sana .

    Ditunggu kelas2 selanjutnya.

  14. Mengelola emosi membuat kita seperti berhasil menguasai rumah dan isinya hihihihi..salah satu program yang saya suka, pengingat bahwa rumah yang nyaman dengan emosi penghuni bya terutama ibu jd kunci berhasil nya kegiatan di dalam rumah

  15. Mengikuti program ini benar-benar membantu saya lebih memahami diri sendiri sebagai orang tua. Saya jadi lebih sadar bahwa emosi itu bukan untuk ditekan, tapi dikenali dan dikelola.

    Materinya ringan tapi dalam, dan sangat aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Saya merasa lebih tenang saat menghadapi situasi yang biasanya memicu emosi. Hubungan dengan anak juga terasa lebih hangat karena saya belajar merespon, bukan bereaksi.

    Terima kasih untuk program yang sangat bermakna ini. Rasanya seperti diberi ruang untuk bertumbuh menjadi orang tua yang lebih sadar dan lebih stabil.

  16. Kata orang kalau lagi emosi sama anak paling cuma disuruh sabar.. sabar..
    Ternyata lapisan emosi itu ada tahapnya, ada levelnya. Disini bersama praktisi diberikan materi dan sekaligus petunjuk aksi untuk berlatih. Alhamdulillah jadi lebih memahami bagaimana alur emosi itu terjadi. Termasuk juga pemicu emosi dan cara untuk bisa tenang menghadapi anak yang sedang bertumbuh.

  17. Haerika Pebrianawati

    Mengikuti program ini membantu saya mengurangi dan mengamati emosi selama ini, dengan materi yang sangat detail dan praktikal memudahkan saya untuk berlatih step by step

    Terima kasih mas aar dan mba lala saya bahagia sekali bisa belajar disini.

  18. Program ini mengajak saya kembali mengenali diri, kebutuhan diri, dan memenuhinya secara mandiri, sembari mendampingi anak menjalani homeschooling. Proses latihannya step by step, detail, dan mudah dipraktikkan. Terima kasih buat pendampingannya, Mas Aar dan Mbak Lala. Sehat selalu❤️

  19. Retnaningtyas Armeiyanti

    Saya belajar banyak.
    Terutama untuk memberi jeda.
    Emosi tidak untuk dihindari, ia ada untuk dikenali dan dikelola dengan apik.
    Terima kasih rumah inspirasi.

  20. Program ini ada kuisioner pengukurnya. Dari point-point penilaian, kita jadi mengerti apa yang harus dilatih, tentu juga diberi banyak ide latihan-latihan sederhana yang bisa dipilih untuk dilakukan sehari-hari. Tidak seperti kebanyakan bimbingan yang memberi tugas berat, program ini terasa realistis sehingga berlatih bersama diprogram ini tidak memerlukan energi yang besar, justru dampaknya memperbaiki kebocoran-kebocoran energi yang selama ini tidak disadari. Senaaang bisa ikut program ini.❤️

  21. Mengendalikan emosi dalam diri saya masih naik turun. Adakalanya diri bisa tenang menghadapi Susana yg kacau ada kalanya emosi langsung naik ketika anak terus saja buka laptop sampai malam. Masih harus banyak latihan meregulasi emosi dan konsisten menjalankannya walaupun berjalan bertahap. Semoga saya bisa menjadi lebih tenang dalam menghadapi berbagai situasi.
    Terimakasih Rumah Inspirasi atas ilmunya

  22. Mengikuti program Belajar Mengelola Emosi menjadi pengalaman yang cukup membuka ruang refleksi bagi kami sebagai pasangan dan orang tua. Melalui proses pengisian kuisioner dan latihan-latihan yang diberikan, kami jadi lebih mampu mengenali kualitas kesadaran emosi masing-masing, apa yang sudah menjadi kekuatan, dan di bagian mana kami masih punya tantangan.
    Yang paling terasa bukan perubahan yang dramatis, tetapi meningkatnya kesadaran. Meskipun tidak setiap saat berhasil, kami mulai lebih cepat menyadari ketika ada pemantik emosi muncul. Dari situ kami belajar menggunakan emotional first aid sederhana untuk membantu mengelola respon, alih-alih langsung bereaksi.
    Dampaknya terasa dalam komunikasi sehari-hari. Percakapan antara kami sebagai suami istri menjadi lebih tenang dan terbuka. Dalam pengasuhan pun, kami merasa lebih sadar sebelum merespon anak, dan lebih cepat melakukan perbaikan ketika situasi sempat memanas.
    Program ini membantu kami melihat bahwa mengelola emosi bukan tentang menjadi sempurna, tetapi tentang belajar mengenali diri dan memberi jeda sebelum bertindak. Itu sangat berarti bagi ritme keluarga kami.

    1. Agustin Septianingsih

      Terimakasih mas Aar , mbak Lala, dan tim Rumah Inspirasi, dengan mengikuti program mengelola emosi, saya bisa mendeteksi diri dan latihan mengelolanya. Pernah satu kali meledak karena capek dikejar kerjaan sedangkan anak balita saya bermain air di lantai dapur. Dapur jadi banjir dan berantakan. Tetapi, setelahnya saya tidak lagi canggung untuk meminta maaf karena memarahinya. Kamipun bisa damai lebih cepat,meskipun berkonflik. Masih perlu latihan lagi. 🥲. Karena ada refleksi dan kuesioner, serta pendampingan, jadinya bisa lebih terkendali.

  23. Tahu nggak, sebenarnya ada jeda sekian detik sebelum emosi kita bener-bener tersulut?

    Jadi, kalau bisa memanfaatkan momen yang super singkat itu, kita akan tahu bahwa kita itu sebenarnya jauh lebih superior daripada emosi kita. Kita bisa melihat dengan jernih dan kemudian meregulasi emosi, sebelum dia berubah menjadi api yang membakar.

    Nah, bersama Rumah Inspirasi, kita diajari untuk menjadi tuan dari emosi kita. Selama 7 hari, kita akan dibimbing untuk mengenali emosi kita dan diberikan langkah-langkah praktis untuk meregulasinya.

    Apa yang kita dapat?
    Memangnya masih ada yang lebih baik daripada bisa meregulasi emosi dan menjadi orang tua yang lebih tenang di hadapan anak-anaknya?

  24. Program ini salah satu yang paling dibutuhkan dalam keseharian menjalani homeschooling. Seringkali, tanpa sadar diri kita terbiasa untuk mengikuti emosi negatif hingga meledak.

    Namun, dari materi yang dibagikan oleh Mas Aar dan Mbak Lala, penting untuk lebih sadar dan melakukan segala sesuatu dengan berkesadaran dan bermakna. Jadi, saat emosi intens menghampiri, kita mulai bisa mengenali sejak awal dan mampu berlatih memberi jeda pada emosi agar kita tidak (terlalu) reaktif.

    Melalui program ini, bukan hanya kita diajak memahami langkah demi langkah untuk mengelola emosi dalam keseharian, tetapi juga kita dibekali dengan seperangkat alat praktis yang bisa kita latih terus menerus untuk perlahan mengenal diri, mengenal dan menerima emosi, hingga akhirnya bisa mengelola emosi sebagai bagian tak terpisahkan dalam rutinitas homeschooling. Terima kasih Mas Aar dan Mbak Lala.

  25. Terima kasih untuk program nya yang selalu out of the box, alih-alih memakai cara2 yang terlihat ideal tapi susah dipraktekkan, mas Aar dan mba Lala malah menggunakan cara yang terlihat sederhana dan “gitu doang”, namun hasilnya WOW sekali! Bisa dipraktekkan tanpa beban, meski yang sulit adalah konsisten mempraktekkannya, tapi namanya manusia kan jatuh bangun ya, yg penting pas jatuh (emosi) tuh sadar, dan terus berusaha memperbaiki. Yang terasa sekali adalah tidak hanya sy bisa menjeda respon saat menghadapi anak-anak, bahkan sampai ke masalah menghadapi karyawan pun , trik2 dari Rumah Inspirasi bisa dipraktekkan, dan it works! Keep up the good work, mas Aar dan mba Lala =)

    1. Program ini membuat saya menjadi paham bahwa emosi itu ada beragam. Lalu bagaimana kita bereaksi terhadap sesuatu itu sangat dipengaruhi oleh pengalaman yang kita dapatkan sepanjang hidup termasuk di dalamnya proses pengasuhan.

      Langkah kecil tetapi cukup efektif bagi saya adalah jeda sebentar sebelum merespon, nafas sadar dan menarik diri sejenak.

      Terimakasih Rumah Inspirasi telah menjadi wasilah bagi saya untuk belajar lebih baik.

  26. Program yang sangat dibutuhkan untuk orangtua agar bisa mindful dan sabar mendampingi anak-anak. Terima kasih sudah mendampingi kami memahamk diro selapis demi selapis.

  27. Saya lebih bisa menyadari apa yang terjadi pada tubub saya ketika saya sedang marah. Seperti nada bicara yang mulai naik, napas menjadi pendek. Itu membantu saya untuk bisa menjeda respon, karena saya sadar kalau saya sedang dalam kondisi marah, saya mulai memelankan nada bicara dan tubuh melakukan napas sadar.
    Latihan napas sadar atau jeda respon saat dalam kondisi normal membantu tubuh untuk mudah switch ketika trigger datang.
    Dampaknya saya bisa lebih mengenali trigger yang muncul dan lebih berwelas asih terhadap diri sendiri dan orang di sekitar (anak). Karena biasanya emosi meledak muncul ketika ada kebutuhan saya yang meminta untuk dipenuhi, bukan hanya tentang anak yang sulit diatur. Terima kasih rumah inspirasi sudah membantu saya dalam perjalanan saya menjadi seorang ibu yang lebih mindful.

  28. Kelas yang menarik, mengajari saya untuk bisa mengelola emosi secara baik, dimana kadang otak masuk fase otomatis, tanpa harus mikir lagi langsung keluar.

    Tapi ada kalanya harus berhenti sejenak, menarik nafas, supaya tidak otomatis, tapi bisa berpikir lebih dulu sebelum bertindak.

    Ga ada yang salah dengan emosi, emosi juga bukan berarti marah, tapi ada sedih, takut, kecewa, senang, semangat, dll, kita perlu mengenalinya, harus tau menggunakannya, mengelolanya untuk tujuan akhir kita.

  29. Khasanah SirPalupi

    Terimakasih banyak untuk pengetahuan baru ini. Alhamdulillah dg berusaha rutin berlatih nafas sadar dan menjeda respon, emosi saya lebih bisa terkelola. Dampaknya, anak juga gak gampang uring uringan. Karena ingat kata pak Aar, emosi itu menular. Klo ibu tenang, anak juga tenang. Dan ituuu nyata 🙂

  30. Terimakasih rumah inspirasi program khusus untuk manajemen emosi ini, sebelumnya sudah pernah ikut webinar2 tentang emosi, sedikit banyak udah ada pengetahuan tentang manajemen emosi, tapi di program dari rumah inspirasi ini, aku dapet sesuatu yang ga pernah aku dapat ditempat lain, latihan-latihan yang sangat sederhana dan sangat berdampak pada cara kita merangkul emosi, dan pastinya jadi berdampak pada membaiknya kualitas hubungan kita pada anak, suami dan orang-orang disekitar kita. Karena latihannya sederhana jadi bisa dilakukan setiap hari dan menempel pada kebiasaan kita bahkan saat program sudah selesai..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.