Membantu anak memahami emosi, nilai, dan pilihan terkait uang.
Banyak keluarga ingin mengajari anak tentang uang, tetapi bingung dari mana mulainya.Urusan uang dengan anak sering kali bercampur dengan emosi: keinginan yang tiba-tiba, alasan yang sulit dijelaskan, atau keputusan yang berubah sesuai suasana hati. Pendidikan tentang keuangan (literasi keuangan) bisa dimulai dengan cara yang yang sederhana, tidak rumit, menggunakan keseharian, dan bisa dilakukan oleh semua orangtua.
Apakah Anda Mengalami Ini?
- Anak memiliki keinginan yang susah dikontrol untuk membeli sesuatu
- Anak tidak tahu alasan di balik keputusan tentang uang
- Anak kesulitan memahami prioritas
- Mudah terpancing keinginan tanpa mempertimbangkan dampaknya
- Anak belum paham terampil melakukan transaksi terkat uang.
Bila iya, kemungkinan besar anak belum terlalu memahami tentang uang dan kaitan uang dengan pengambilan keputusan. Program aksi ini membantu orangtua mendampingin anak melihat uang bukan hanya sebagai alat transaksi, tetapi sebagai keputusan kecil yang melibatkan emosi dan konteks kehidupan sehari-hari
“Literasi Keuangan untuk Anak” adalah program aksi 7 hari yang menuntun keluarga mengenalkan uang sebagai bagian dari keterampilan bertransaksi dan pengambilan keputusan. Program ini membantu anak mengenali pola pikir, prioritas, dan emosi yang memengaruhi pilihan finansialnya, juga keterampilan bertransaksi dalam keseharian.
Di dalamnya Anda akan menemukan:
✔ Latihan sederhana untuk membantu anak mengenali emosi sebelum membuat pilihan.
✔ Pendekatan untuk membantu anak memahami nilai, bukan hanya harga.
✔ Keterampilan mempertimbangkan pilihan tanpa tergesa-gesa.
✔ Matematika uang sebagai alat untuk mengambil keputusan terkait uang.
✔ Pola kecil yang membantu keputusan finansial menjadi lebih berkualitas.
Tidak ada tugas berat, tidak ada modul panjang—hanya langkah-langkah kecil yang bisa langsung dipraktikkan dalam keseharian.
Tersedia ruang komunitas untuk tanya, berbagi, dan mendapatkan dukungan ringan selama program berlangsung.
Anak Mengenali Emosi di Balik Pilihannya
Anak mulai menyadari apa yang ia rasakan saat membuat keputusan tentang uang. Ketika emosi dikenali, mereka lebih mampu memahami alasan di balik pilihannya.
Percakapan tentang Nilai Menjadi Lebih Natural
Orangtua dan anak mulai terbiasa membahas “mengapa sesuatu penting” tanpa nada menggurui. Percakapan terasa lebih jernih dan tidak menekan.
Anak Memahami Prioritas Secara Perlahan
Melalui contoh sehari-hari, anak belajar melihat mana yang lebih mendesak dan mana yang bisa menunggu. Ini tumbuh dari pengalaman, bukan ceramah.
Keputusan Tidak Lagi Ditentukan oleh Mood
Anak mulai mampu berhenti sejenak dan mempertimbangkan sebelum menentukan pilihan. Ritme ini membuat keputusan finansialnya lebih stabil.
Anak Melihat Konsekuensi dengan Lebih Realistis
Tidak lagi sekadar “ingin” atau “tidak ingin”, anak mulai memahami bahwa setiap pilihan ada akibatnya—baik kecil maupun besar.
Orangtua Lebih Tenang Mendampingi Proses Belajar
Dengan ritme yang ringan, orangtua merasa lebih mudah memandu tanpa menciptakan ketegangan. Hubungan menjadi bagian utama proses.
- Program dimulai dengan live zoom berisi penjelasan konsep dan petunjuk aksi, serta diakhiri dengan live zoom sharing peserta.
- Selama program berlangsung Anda menerima petunjuk aksi yang dapat diterapkan dalam keseharian Anda.
- Rangkaian aksi ini dapat dilakukan di sela-sela aktivitas harian.
- Ada ruang untuk bertanya dan berbagi jika Anda memerlukan dukungan tambahan.
Program ini dirancang agar perubahan tumbuh dari langkah kecil yang konsisten—tanpa tekanan, tanpa suasana “sekolah”, dan tetap mengikuti ritme homeschooling.
PROFIL MENTOR
Aar & Lala
Aar dan Lala telah menjalani homeschooling lebih dari 20 tahun bersama tiga anak mereka. Dalam perjalanan itu, mereka banyak menemani anak-anak membuat keputusan sehari-hari—termasuk yang berkaitan dengan uang, prioritas, dan pertimbangan nilai.
Pengalaman mereka membangun ritme, regulasi emosi, dan life skills membuat pendekatan ini sangat dekat dengan kenyataan kehidupan keluarga. Bagi Aar dan Lala, literasi keuangan bukan tentang angka, tetapi tentang memahami diri dan membuat pilihan yang masuk akal dalam konteks nyata rumah.
Rp. 149.000
FAQ
Pertanyaan terkait program Literasi Keuangan untuk Anak
Ya. Fokus program adalah membantu anak mengenali emosinya sebelum mengambil keputusan. Begitu anak mulai sadar pola emosinya, keputusan yang diambil biasanya menjadi lebih stabil.
Itu sangat umum. Program ini memberi contoh pertanyaan kecil yang membantu anak mengeksplorasi alasan tanpa merasa diinterogasi, sehingga ia lebih terbantu menemukan bahasanya sendiri.