Kolaborasi Ibu Profesional

Wisata Belajar (8): Kolaborasi Ibu Profesional

Kolaborasi Ibu Profesional

Perjalanan ke Salatiga ini ternyata bukan hanya perjalanan belajar dan bersenang-senang. Ternyata, perjalanan ini melahirkan satu tonggak kolaborasi kami dengan mbak Septi Peni.

Semuanya berawal dari sharing di Moo’s Camp (18/2) tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan mbak Septi, juga diskusi ngalor-ngidul tentang berbagai hal. Diantara berbagai tema diskusi, salah satu yang agak mengerucut adalah tentang pengembangan kegiatan Ibu Profesional. Kegiatan ini sudah berjalan dengan anggota sekitar 3000 orang dari berbagai kota, dengan aktivitas utama adalah pelatihan bagi para ibu.

Diskusi mengerucut menjadi penjajagan kolaborasi pengembangan gerakan Ibu Profesional, dengan menyambungkan kegiatan offline dan online. Lala berbagi visi dan mimpinya tentang pengembangan komunitas online Ibu Profesional, sebuah gagasan yang selaras dengan mimpi kami tentang komunitas Keluarga Mandiri.

Diskusi semakin tajam ketika mas Dodik (suami mbak Septi) terlibat aktif dalam diskusi ini. Sambil menjajagi kesamaan visi dan ketersambungan “rasa”, berbagai sudut pandang dieksplorasi untuk mendapatkan perspektif yang lebih luas. Hasilnya, hari itu kami bersepakat untuk menjalin kerjasama.

Senin (20/02/2012), bertempat di kediaman mbak Septi di Margosari, kami mendetilkan konsep kerjasama dan pembagian tugas. Berbagai hal pokok didiskusikan dan disepakati. Semuanya dibuat tertulis.

Akhirnya, bertempat di Atlantic Dreamland, saat anak-anak usai bermain, kesepakatan kerjasama itu ditandatangani bersama. Acaranya sederhana, diiringi dengan doa bermohon keberkahan Tuhan semoga inisiatif kerjasama ini dapat membenihkan kebaikan dan memberikan manfaat yang lebih luas untuk keluarga-keluarga Indonesia.

***

Kesepakatan dan penandatangan kerjasama pengembangan gerakan Ibu Profesional itu baru merupakan langkah awal. Banyak pekerjaan rumah yang harus kami lakukan, mulai membangun mimpi bersama serta mengeksekusinya setahap demi setahap menjadi hal-hal yang nyata dan terlaksana.

Saat ini, belum banyak yang bisa kami ceritakan tentang inisiatif ini. Kami akan bekerja keras dulu untuk mematangkan sistem dan menyiapkan infrastruktur kegiatan Ibu Profesional ini. Kami pulang dengan membawa banyak PR untuk menyiapkan blue print dan infrastruktur online bagi pengembangan Ibu Profesional.

Tak sabar rasanya untuk melihat proses ini bergulir. Pada waktunya nanti, proses ini tentu saja akan melibatkan Anda semua karena spirit dari gerakan ini adalah berbagi, menginspirasi, dan memperkuat keluarga Indonesia, demi keluarga yang lebih kuat, untuk Indonesia yang lebih baik.

Bersambung ke: Wisata Belajar (9): Sharing bersama Koper Mandiri

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.