dua anak

Tujuh kegiatan sehari

dua anakDalam proses homeschooling yang di rumah, salah satu nilai yang terus kami dorong adalah inisiatif dan keaktifan anak. Pada saat yang sama, kami merasa bahwa semakin anak besar, anak butuh asistensi untuk membantu mereka mencari bentuk-bentuk kegiatan yang paling sesuai, yang tak hanya menyentuh permukaan, tapi sudah mulai masuk pada kedalaman pengetahuan/ketrampilan.

Dalam rangka mencari titik temu itu, beberapa bulan terakhir kami menjalankan program “tujuh kegiatan sehari”. Program itu intinya adalah anak-anak memilih sendiri tujuh kegiatan yang mereka lakukan setiap hari.

Untuk membantu mereka, kami menyediakan semacam menu kegiatan, antara lain:

  • Olahraga
  • Membantu Ibu (buka pintu dan jendela, membereskan tempat tidur, menyiapkan peralatan makan, dan homechores lainnya)
  • Menjaga Duta
  • Reading A to Z
  • English
  • Matematika
  • Mengerjakan buku soal
  • Percobaan/Science
  • Bikin-bikin (ketrampilan)
  • Menggambar
  • Membaca dan menceritakan
  • Menonton dan menceritakan
  • Bermain gitar
  • Bermain piano
  • Membuat cerita (menulis)
  • Menulis blog/posting
  • Komputer
  • Internet
  • Proyek, dll

Sebagai panduan, kami membagi program wajib dan pilihan. Yang wajib terbagi antara wajib harian (setiap hari harus ada) dan wajib mingguan. Yang wajib harian adalah membantu ibu (home chores), Reading A to Z, dan menjaga Duta. Yang wajib mingguan antara lain: Matematika, English, percobaan, komputer. Untuk Yudhis, gitar adalah menu wajib yang dilakukan sesering mungkin (tak ada batasan berapa kali seminggu).

Awalnya, kami membantu dan mendampingi Yudhis dan Tata untuk membuat rencana harian dan memastikan bahwa mereka menjalankan rencana itu. Lama-lama, mereka semakin terbiasa dan mengetahui apa yang diharapkan, dan semakin tumbuh inisiatifnya.

Sebagai reward, setiap kali mereka menyelesaikan tujuh kegiatan hariannya, anak-anak boleh main game kesukaan mereka di handphone Ibu Lala (yang memang sengaja diisi banyak game kesukaan anak-anak). Reward lain yang berupa kejutan juga siap menanti jika mereka aktif berinisiatif dan selalu menyelesaikan program tujuh kegiatannya tanpa harus diingatkan.

 

Tulisan menarik lainnya

Share this post

8 thoughts on “Tujuh kegiatan sehari”

  1. uuuhh.. keren banget… kalian benar-benar mengingatkanku pada keluarga Cemara. Harmonis, akrab, ayah ibu mudah ditemui oleh anak-anak… 🙂 thanks for being an inspiration to me and many people. God bless your work.

  2. Terima kasih mbak Devi dan teman-teman sekalian untuk apresiasinya..

    Semoga bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi untuk diterapkan di rumah.. 🙂

  3. Bagaimana dengan waktu-waktu mereka menonton acara TV atau main games di komputer? Ataukah mereka tidak bermain games di komputer selain yang di HP?
    Thanks

  4. Mbak Felicia,
    Di rumah anak-anak nonton TV (sebagian besar waktu nonton channel Playhouse Disney). Sesekali Yudhis nonton film di TV lokal, terutama pada hari Minggu. Anak2 juga main game komputer. Kami menggunakan kegiatan nonton TV dan bermain game komputer sebagai “hadiah” untuk mereka. 😮

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.