TM #04 – Duta Panas

clutter #4
Hasil clutter Gudang #4

Rasanya aneh, tak sabar untuk bangun pagi karena ingin beres-beres. Bukan Lala bangeeet. Hehehe. Tapi inilah yang terjadi. Sambil kelonan dengan Duta di pagi hari menunggu dia melepas “mimi”nya, sambil berkhayal titik mana yang bisa aku clutter hari ini.

Pilihan akhirnya jatuh pada gudang belakang. Paling gampang paling banyak sampah. Hari ini harus mencari titik paling mudah karena Duta sakit panas. Kami sekeluarga terkena flu. Duta paling pertama, tp kayaknya paling parah kondisinya. Mungkin juga karena makannya tidak selahap kakak2nya jadi pertahanan tubuhnya paling lemah.

Begitu Duta terlelap, langsung mandi dan beres2 dapur. Setelah menyeruput setengah cangkir susu dan sepotong roti, mulai pasang timer.

Tetteteeeet. Ternyata timerku bukan dr HP tapi dari bos Duta yang terbangun dan menangis. Ngelirik timer, masih 5 menit lagi. Tp lihat hasil clutter lumayan juga 1 plastik sampah ukuran jumbo siap keluar rumah hari ini.

Jadilah setelah cuci tangan, aku kembali ngeloni Duta pagi ini. Sebenarnya Duta menjelang tidur lagi, hanya saja masih tidak tega meninggalkannya. Paling tidak target clutteringku hari ini beres 🙂

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.