TM #02 – Kamar Tidur

Clutter #2

Walau hari ini dimulai dengan baik, tapi ternyata masih kalah oleh serangan flu berat. Sekeluarga meler dan aktivitas akhirnya banyak istirahat.

Aku sempat berfikir tidak sanggup bebenah malam ini. Tapi ternyata aku salah. Begitu selesai makan mi rebus panas + secangkir kopi hangat langsung semangaat!

Ambil kresek, pasang timer, anak-anak ikut semangat. 15 minuter cluttering berhasil mengeluarkan 2 kantong sampah dari kamar. Yaaay!!

Mengeluarkan 2 kantong berisi sampah memompa semangatku. Langsung ambil lap dan pasang timer untuk 15 menit beres2.

Kamar #2

Entah karena kamarku kecil atau karena anak2 ikut semangat beres2 jadinya tidak sampai 15 menit sudah beres!

Ternyata 15 minutes cluttering itu memang TOP. Banyak hal besar yg bisa dicapai dalam waktu sesingkat itu.

Semoga kebiasaan baik ini bisa terus terjaga sehingga impianku untuk punya rumah yang rapih, bersih & terpelihara bisa terwujud (sebelum aku tua). Hehehehehe 😀

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.