Tips menggunakan indikator perkembangan anak

Untuk membantu orangtua memantau perkembangan anak, orangtua bisa menggunakan checklist dan indikator perkembangan anak. Banyak versi tentang checklist dan perkembangan anak yang bisa digunakan orangtua.

Bagaimana cara menggunakan indikator perkembangan anak ini?

 

a. Indikator bukan harga mati
Indikator perkembangan anak adalah sebuah petunjuk dan alat bantu. Dia bukan harga mati yang berlaku universal untuk seluruh anak dan menjadi alat ukur yang kaku untuk menilai perkembangan anak.

b. Perkembangan anak berbeda-beda
Perkembangan setiap anak berbeda-beda, tidak bisa disamakan. Ada anak yang lebih cepat perkembangan bicara, ada anak yang lebih cepat perkembangan fisiknya, dan lain-lain. Oleh karena itu, jangan memaksakan anak-anak kita untuk memenuhi standar indikator-indikator itu.

c. Jangan melabeli anak
Jangan memberikan sebutan-sebutan kepada anak yang menghambat perkembangan psikologis anak, misalnya “pemalas”, “pemarah”, “egois”, dan sebagainya; yang disebutkan secara berulang-ulang kepada anak karena anak tak sesuai dengan standar dan ekspektasi orangtua. Gunakan bahasa yang positif, misalnya: masih sering lupa, belum bisa mengontrol diri, sedang belajar berbagi, dan sebagainya.

d. Stimulasi anak
Sebagai alat bantu, fungsinya adalah membantu orangtua untuk mengetahui perkembangan anak secara umum. Yang terpenting adalah menjadi indikator itu sebagai alat untuk membantu orangtua merancang stimulasi-stimulasi yang sesuai untuk perkembangan anak.

Berikut adalah Checklist indikator untuk anak yang bisa diunduh GRATIS

Konsep Pengembangan PAUD Non Formal – Diknas

 

Checklist “Slow and Steady Get Me Ready” – June Oberlander

 

 

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

5 thoughts on “Tips menggunakan indikator perkembangan anak”

  1. malam mba, saya mau tanya untuk ceklist penilaian anak dari PAUD non formal itu penilaiannya bagaimana mba ?? berapa scorenya ??

  2. Pingback: Review Materi Level 2: Melatih Kemandirian Anak – Diary Balita

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.