The Kitchen Musical

The Kitchen Musical di Metro TV

The Kitchen Musical

Tadi malam aku nonton acara drama musikal “The Kitchen Musical“. Ini adalah tayang perdana film seri ini yang dilakukan serentak pada bulan Oktober di 19 negara Asia/Eropa. Di Indonesia, the Kitchen Musical ditayangkan Metro TV setiap Sabtu malam, pukul 21.30-22.30.

Film ini diproduksi di Singapura dan dibintangi oleh aktris Asia dari berbagai negara. Salah satu pemeran utama yang cukup dikenal di Indonesia adalah Christian Bautista, penyanyi dari Philippina.

Tayangan “Kitchen Musical” berbeda dengan tayangan lifestyle tentang memasak yang biasanya berupa demo pertunjukan memasak. Film ini adalah drama yang mengambil setting kehidupan para juru masak (chef) di dapur dan kehidupan sebuah restoran, ditambah bernyanyi diantara scene ala “High School Musical”.

***

Menarik melihat tayangan bergenre baru ini. Di luar aspek dramanya, pengambilan gambar close-up makanan dipadukan denga slow motion memberikan efek dramatis. Percakapan mengenai makanan dan proses memasak memberikan pengetahuan baru (buatku) mengenai gastronomy (seni dan ilmu tentang makanan lezat).

Pada awalnya aku mengajak anak-anak menonton film the Kitchen Musical karena anak-anak memang suka melihat tayangan masak-memasak seperti “Master Chef Junior” atau “Licence to Grill”. Sayangnya tayangannya yang kemarin terlalu seksi buat anak-anak dan mungkin agak rumit ceritanya. Jadinya Yudhis akhirnya memilih untuk balik ke kamar dan main bersama Abby.

***

Untuk karya film Asia Tenggara, menurutku “The Kitchen Musical” adalah sebuah prestasi. Film ini bahkan sudah akan dibuat adaptasinya untuk pasar Amerika Serikat. Kapan Indonesia bisa melahirkan karya kreatif dengan pasar global yang seperti ini ya?

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.