tatalove

Tata dan Cinta

Sungguh kurasa masih terlalu muda
Membicarakan tentang cinta di hatinya
Namun aku kan tetap menuliskannya
Karena ini kan jadi kisah manis buatnya
Kala dia dewasa

Malam ini aku tak percaya
Melihatnya menangis ketika ku bertanya
Mengapa dia menutup laman yang sedang dibukanya

Katanya setelah kering air di matanya
Dia malu aku tahu apa yang dia buka

Apa?
Apa yang kau buka?
Burukkah itu baginya?

ow ow ternyata
Dia sedang membuka laman permainan cinta
Memasangkan namanya dan nama orang yang lekat di hatinya
Dan komputer pun akan menghitung kadar jodohnya

O lala…
Apakah dia tahu itu artinya apa?
Seberapa seriuskah laman itu baginya
Lalu mengapa dia menumpahkan banyak air mata
Ketika aku mempertanyakannya?

Lalu kutatap matanya
Dan kucoba selami apa yang terjadi di hatinya
Kuraba rasa yang dimilikinya
Kudapati diriku tak sanggup menahan tawa
Melihat cintanya yang jenaka

Jangan..
Jangan samakan cintanya dengan cinta gadis remaja
Yang penuh dengan bunga-bunga
Ini bahkan mungkin bukan cinta
Walau tak kutahu apa namanya

Cintanya yang jenaka
Membuat kami tertawa bersama
Hingga akhirnya dia pun berani menyebutkan sebuah nama
Yang tadi disandingkan dengan namanya
O la la…

Tak kan kuberitahu siapa dia…

Tulisan menarik lainnya

Share this post

1 thought on “Tata dan Cinta”

  1. duhai gadis kecil..pada cinta jenakamu.. kutemui senyum yang tak habis..semoga hingga kelak.. cinta sejatimu pun selalu berhias senyum..saat suka maupun duka ^_^

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.