Susi Pudjiastuti, Paket C, dan Anak Homeschooling

Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan yang populer, lulus Ujian Paket C. Itu berarti, Susi mendapatkan ijazah pendidikan setara SMA setelah sebelumnya hanya mengantongi ijazah SMP karena sempat putus sekolah saat SMA.

Sampai saat ini, ijazah Paket C ini tak bermakna apapun dalam karir Susi. Dia sudah sukses sebagai pengusaha dan menjadi menteri.

Kecuali, jika Susi dicalonkan menjadi Wakil Presiden yang memang mensyaratkan tingkat pendidikan setingkat SMA atau sederajat. Itu akan menciptakan sebuah preseden baru.

(c) Pikiran Rakyat

***

Sebagai praktisi homeschooling, fenomena Susi Pudjiastuti ini menarik bagi kami. Selama ini, anak-anak homeschooling menggunakan ujian kesetaraan sebagai jalur legalitas. Anak-anak homeschooling melakukan proses belajar mandiri, menempuh Ujian Paket A (setara SD), Ujian Paket B (setara SMP), dan Ujian Paket C (setara SMA). Ujian Paket itu diikuti melalui PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), satuan pendidikan nonformal yang menyelenggarakan ujian kesetaraan.

Beberapa hal yang menarik dari fenomena ibu Susi Pudjiastuti adalah:

Yang pertama, peristiwa ini mengangkat “derajat” ijazah Paket C yang selama ini secara persepsi sosial dianggap lebih rendah daripada ijazah SMA, kendatipun secara legal tak ada masalah untuk menjadi syarat masuk ke Perguruan Tinggi. Para orangtua yang anaknya memiliki ijazah Paket C bisa lebih lapang mengatakan,”Ibu Susi juga ijazahnya Paket C!”

Yang kedua, pendidikan tidak linear. Pendidikan tak lagi berjalan liner: SD, SMP, SMA, kuliah, berkarya. Kesempatan berkarya di era kini terkadang bisa muncul kapanpun, tak menunggu selesai sekolah atau kuliah. Bagi anak-anak yang memilih untuk berkarir secara profesional atau bisnis dengan meninggalkan pencapaian ijazah, masih ada jalan untuk mendapatkan ijazah sekolah kapan pun mereka butuhkan.

Yang ketiga, pendidikan seumur hidup. Melalui proses Ujian Paket C yang diikutinya, Menteri Susi memberikan contoh tentang pendidikan seumur hidup, terutama bagi para orang dewasa yang masih menyimpan semangat untuk kuliah. Walaupun, sebenarnya proses belajar dan memperoleh ilmu sebenarnya bisa berjalan melalui jalur informal tanpa perlu memerlukan bukti selembar ijazah.

Dari semua hal tersebut, mungkin pertanyaan yang menarik untuk diajukan justru: perlukah beliau mengambil ijazah Paket C?

Seperti yang dinyatakan oleh Sudjiwo Tedjo:
“Dengan segala hormat, aku ndak setuju Bu Susi dibikin lulus SMA baik oleh dirinya sendiri maupun oleh pihak-pihak lain. Langkah ini membuat bangsamu terus tak henti-henti memberhalakan dunia sekolah/perguruan tinggi. Padahal tanpa ijazah-ijazah itu Bu Susi sudah terbukti.”

Berita terkait:

#smallhabits #catatan #belajar #menulis #ujianpaket #paketc #susipudjiastuti #catatankaki16

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.