raw-juice-pagi

Semangat Pagi

Aku termasuk orang yang merasa bahwa kalau aku bangun dan memulai hari sebelum matahari terbit, maka hari itu akan berjalan lebih baik. Ceklist harian yang cepat selesai membuat moodku hari itu menjadi lebih baik. Mood yang baik biasanya menular ke seisi rumah. Rumah rasanya lebih mudah rapi dan anak-anak lebih kooperatif.

Apalagi sekarang di atas ada bayi-bayi sayur yang menanti untuk disiram dan diajak ngobrol tiap pagi. Kalau sampai bangun keduluan matahari, bisa dibilang hari mungkin berlangsung seperti rollercoaster. Belum selesai pekerjaan satu sudah datang pekerjaan lainnya. Dan itu hampir pasti membuatku bete.

Hal penting lainnya selain bangun sebelum matahari terbit adalah kegiatan apa yang dilakukan setelahnya. Dari buku “One Bite at a Time” aku belajar bahwa rutinitas pagi itu berdampak besar pada keberhasilan. Sangat mudah bagi kita untuk terjebak dalam huru-hara pagi hari, pekerjaan rumah yang tiada henti, belum lagi kalau ditambah tuntutan pekerjaan yang membutuhkan keluar rumah. Terkadang hidup berjalan seperti autopilot saja.

raw-juice-pagiMenjaga rutinitas pagi menjadi pondasi penting dalam keseharian kita. Kuncinya sederhana, mulai hari dengan melakukan hal yang paling esensial. Memberikan waktu tenang sebelum memulai kegiatan juga membuat kita lebih fokus dan siap menghadapi hari. Ada 5 hal penting yang berusaha aku jaga setiap hari. Kegiatan itu adalah:

  1. berdoa
  2. minum jeruk nipis dengan air hangat
  3. olahraga ringan
  4. menyiapkan raw juice untuk keluarga
  5. mengecek jadwalku dan anak-anak hari itu

Raw juice merupakan kebiasaan baru yang terbentuk lebih dari sebulan terakhir. Awalnya gara-gara ikutan DietMayo-nya Dapur Srikandi, mulai mengganti sarapan dengan segelas raw juice. Ternyata kebiasaan itu menular ke mas Aar & anak-anak. Jadilah itu sebuah kegiatan penting yang aku masukkan di rutinintas pagiku. Tentu saja, sejak anak-anak ikutan ngerawjuice maka komposisi buahnya lebih banyak dari kalau buat untuk diri sendiri. Yang penting buatku sayuran segar-segar itu bisa masuk dengan mulus ke perut mereka 😀

Dari kelima hal di atas yang paling sulit kujaga konsistensinya adalah olahraga (walau ringan sekalipun. Hehe…). Selama hampir setahun terakhir aku memakai sebuah apps berbayar untuk menemaniku olahraga ringan. Tapi berhubung bayarnya bulanan & dolar sedang naik jadi akhirnya aku berusaha mencari yang gratisan. Beruntung ada mbak Moi yang berhasil membuatku tergerak untuk mencoba Yoga ala Jane Fonda. Lebih beruntung lagi karena ternyata Jane Fonda bekerja sama dengan BeFit untuk membuat serial PrimeTime Health yang (menurutku) keren banget karena gerakannya mudah tapi sudah bikin keringetan (nggak pakai lama pula #yeaaay).

Pengalamanku, kalau kelima hal di atas bisa tercapai rasa bahagianya betul-betul menjadi mood booster sepanjang hari. Kuncinya adalah mencari 5 hal yang yang fokus pada kebutuhan kita, bukan kebutuhan orang lain. Jangan cek email apalagi media sosial, jangan masak sarapan dulu atau melakukan kewajiban yang di luar kebutuhan kita. Dengan membuat rutinitas pagi dan “menaklukannya”, aku merasa sudah “berhasil”. Perasaan berhasil inilah yang mengundang keberhasilan-keberhasilan lain di hari itu. Itu menurutku lho yaaaa. Bagaimana menurutmu?

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.