p_2048_1536_2F0D9C3F-2D64-4B5F-96B1-65B6E8241B3F.jpeg

Sayur Asem favorit Anak-anak

Banyak cara untuk membuat anak suka makan sayur. Modifikasi resep adalah salah satu jalan mujarab. Misalnya sayur asem, aku mengganti tetelan dengan 2 sayap ayam yang dimasak sampai empuk dengan api kecil (jangan lupa tambah sedikit garam) sehingga kaldunya benar2 kental. Setelah itu baru masukkan bumbu halus (aku sama sekali tidak memakai cabai) setelah semuanya mendidih baru masukkan kacang (karena sayur ini orientasinya untuk anak2 jadi aku juga tidak pakai melinjo dan menggantinya dengan banyak kacang tanah).

Sayur-mayur seperti daun melinjo, pepaya muda, kacang panjang, nangka dll dipotong kecil2 supaya mudah dimakan oleh mereka. Masak sampai bumbu meresap, sajikan dengan tempe goreng tepung.. enak.. untuk orangtuanya tinggal dibikinin sambel aja.. hehe..

Oiya, jangan lupa, sayap ayam disuwir-suwir dan buang tulangnya. Rasanya jadi seperti sour spicy chicken soup gitu deh.. enaak banget, tanpa penyedap aja udah gurih. Anak2 bakalan makan dengan lahap dan tanpa sadar aneka sayur sudah masuk ke tubuh mereka. Silakan mencoba c2

Tulisan menarik lainnya

Share this post

1 thought on “Sayur Asem favorit Anak-anak”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.