Mud House

Rumah Lumpur Mesir

Mud House

Beberapa waktu lalu Yudhis & Tata mendapatkan hadiah buku sangat bagus dari Izza. Sejak itu sudah beberapa kali mereka melakukan percobaan dan membuat materi2 yang ada di dalam buku itu.

Salah satu yang mereka pelajari adalah Mud Brick House dari Egypt. Yudhis membuat rumah lumpur ini bersama Abby. Mereka menggunakan kardus bekas yang dipotong membentuk rumah, ditempel dengan lem dan selotip lalu dilapis dengan semen putih.

Sementara Tata membuat Egyptian Pastry, roti Mesir jaman dahulu kala. Untuk itu, Tata membutuhkan tepung, air, madu, baking powder dan jinten. Rasanya unik karena tidak terlalu manis dan ada aroma jinten yang membuat baunya jadi seperti gule.. hehe

Melalui rumah lumpur & roti Mesir ini, diskusi tentang Mesir kuno menjadi hidup. Anak-anak seakan masuk dalam hayalan seperti apa hidup di zaman Mesir kuno, bagaimana rasanya hidup di rumah lumpur dan makan roti tanpa gula.

Belajar melalui percobaan/prakarya memang menyenangkan. Keingintahuan yang terbangun, pertanyaan2 yang muncul, memaksa kita sebagai orangtua untuk belajar & mencari tahu banyak hal bersama.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

4 thoughts on “Rumah Lumpur Mesir”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.